Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JULI 2019
P. 3
Menurut dia, laporan terkait perdagangan manusia yang diterima pihaknya
menurun. Namun, bisa jadi karena banyak pihak yang memilih melaporkannya ke
instansi lain.
Adapun laporan paling banyak yang diperoleh pihaknya berasal dari daerah Jawa
Barat dan terkait dengan pengasuhan anak.
"Kalau yang lapor ke kami ini kan se Indonesia, tapi berdasarkan temuan ini Jawa
Barat tertinggi," imbuhnya.
Sementara, Ketua Komisi KPAI Susanto menilai masalah perdagangan manusia di
Indonesia sudah tergolong serius dan perlu segera ditangani. Apalagi, di era internet
saat ini, kesempatan bagi pada pelaku dalam melakukan perdagangan manusia kian
terbuka.
"Mayoritas menjadi korban dari siber. Berawal dari komunikasi berbasis siber melalui
Facebook, melalui Twitter. Eh ternyata akhirnya anak itu digunakan untuk
kepentingan tertentu, termasuk juga eksploitasi seksual," jelasnya.
Pada tahun 2018, KPAI mencatat terdapat 329 korban terkait perdagangan anak.
Dari jumlah itu, 65 kasus di antaranya merupakan korban perdagangan manusia, 93
korban prostitusi, 80 kasus kekerasan seksual, dan 91 kasus eksploitasi pekerja.
Hingga pertengahan 2019, KPAI menerima 15 kasus, lima kasus di antaranya
korban trafficking, satu korban prostitusi, lima korban kekerasan seksual, dan empat
korban eksploitasi pekerja anak.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana
Susana Yembise menyebut lima provinsi yang memiliki korban tindak pidana
perdagangan orang (TPPO) terbanyak, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,
Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Untuk itu, menurut dia, pihaknya akan melakukan survei guna memetakan
permasalahan ini lebih dalam.
Ia juga menyebut perdagangan manusia merupakan masalah yang sudah mengakar
dan serius. Apalagi, ia menduga banyak mafia di dalam negeri yang terlibat.
Dengan demikian seluruh pihaknya harus bekerja keras dalam menuntaskan
permasalahan ini.
"Kita harus bekerja keras, sosialisasi, edukasi, sampai ke level akar rumput itu harus
ada. Orangtua-orangtua dan keluarga harus sadar, jangan membiarkan anak-anak
mereka pergi ke luar," pungkasnya.
(sas/agi).
Title LANJUTKAN MORATORIUM TKI
Page 2 of 65.

