Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JULI 2019
P. 62
Dirjen Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker
Bambang Satrio Lelono mengatakan pengakuan kualitas SDM tersebut sejalan
dengan kebijakan pemerintah yang fokus pada pengembangan SDM, khususnya
periode 2019-2024, dengan melibatkan semua potensi, termasuk swasta.
"Keberadaan LSP diharapkan bisa menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah
bersama swasta dalam menyediakan pekerjaan yang layak (decent work) bagi
warga negaranya, " kata Bambang Satrio Lelono .
Bambang Satrio mengatakan kompetensi seseorang dalam skema sertifikasi
kompetensi tercermin dari tiga dimensi dasar yaitu pengetahuan, keterampilan dan
sikap perilaku. Dia berharap dengan kompetensi tersebut dapat menghadirkan
manfaat strategis berupa meningkatnya daya saing bangsa.
"Hadirnya LSP ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sertifikasi
kompetensi, khususnya untuk care giver yang sesuai dengan kebutuhan industri di
Jepang, sehingga kontribusi OSS semakin besar terhadap kemajuan
ketenagakerjaan di Indonesia, " kata dia.
Ketua Dewan Pengarah LSP KLC OSS, Abdul Wahab Bangkona berharap
dikeluarkannya lisensi LSP KLC OSS, dapat menjembatani pertukaran informasi dan
harmonisasi sertifikasi kompetensi di Indonesia dan Jepang.
"Mengingat fungsi dan peran penting tersebut, kami harapkan kerja sama dan
dukungan terus menerus dari berbagai pihak agar LSP KLC OSS dapat berjalan dan
berfungsi sebagaimana mestinya, " katanya.
Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, yang diwakili oleh Kazushige Ashida mengatakan
saat ini Jepang menghadapi permasalahan serius mengenai penuaan penduduk dan
berkurangnya anak-anak. Karena itu, kata Ashuda, semua industri perhatian
utamanya tertuju pada tenaga perawat manula. Di sisi lain, Indonesia mempunyai
bonus demografi.
"Perlu diantisipasi dalam beberapa puluh tahun ke depan, bagaimana jika Indonesia
juga menghadapi masalah penuaan penduduk yang sama seperti Jepang saat ini, "
ujarnya Jepang melalui program EPA telah melakukan penerimaan pekerja perawat
untuk manula dari Indonesia, yang hingga tahun 2017 telah diterima sekitar 1500
orang. Sejak November 2017, telah diberlakukan juga sistem pemagangan untuk
bidang tersebut.
Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani Editor: Erafzon Saptiyulda AS COPYRIGHT (c)2019
.
Page 61 of 65.

