Page 232 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 232

Apalagi, beberapa waktu lalu Kepolisian RI berhasil mengungkap sindikat
               perdagangan orang ke Timur Tengah, bahkan beberapa negara yang sedang
               berkonflik.

               "Beberapa korban praktik perdagangan orang juga telah ditangani Migrant Care,"
               ujarnya.

               Relasi Indonesia-Arab Saudi kembali disorot setelah salah satu tenaga kerja
               Indonesia, Tuti Tursilawati, dieksekusi mati pada Senin (29/10).

               Perempuan asal Majalengka, Jawa Barat, itu dihukum pancung karena dianggap
               terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap sang majikan, Suud Mulhak Al
               Utaibi, pada 2010 lalu.

               Salah satu akar masalah adalah Saudi lagi-lagi mengeksekusi mati WNI tanpa
               memberi notifikasi terlebih dahulu kepada perwakilan RI di Riyadh maupun Jeddah.
               Langkah Saudi itu memicu protes Indonesia yang telah tiga kali 'kecolongan'.

               Sebelum Tuti, eksekusi Zaini Misrin pada Maret lalu, serta Siti Zaenab dan Karni binti
               Medi Tarsim pada 2015 lalu juga dilakukan tanpa memberi notifikasi kepada
               pemerintah Indonesia.

               Menurut Kepala Studi Timur Tengah Program Pascasarjana Universitas Indonesia,
               Yon Machmudi, eksekusi Tuti seharusnya bisa dijadikan momentum pemerintah
               Indonesia untuk menegaskan sikap terhadap Saudi.

               Selain protes, Yon menilai pemerintah seharusnya mulai menempatkan isu
               perlindungan WNI dan TKI sebagai bahan pertimbangan sebelum menjalin kerja
               sama atau kesepakatan apa pun dengan Saudi.

               Sebab, menurut Yon, pemberian notifikasi dalam konteks pelaksanaan hukuman
               mati ini erat kaitannya dengan nilai kemanusiaan. Meski dalam hal ini Saudi
               memang tak memiliki kewajiban memberitahu pihak asing ketika akan
               melaksanakan hukum domestiknya.

               "Memang ini hak Saudi untuk melaksanakan hukuman mati karena ini ada dalam
               konstitusinya. Tetapi tetap, Saudi seharusnya menghargai permintaan RI selama ini
               dengan memberi notifikasi lebih dulu sebelum melaksanakan hukuman mati," ucap
               Yon saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Rabu (31/10).

               "Kasus Tuti kemarin saya kira harus mulai menjadi prioritas RI ketika membicarakan
               kerja sama dengan Saudi. RI harus mempertimbangkan masalah ini sebelum
               menjalin kerja sama yang lain dengan Saudi karena ini menyangkut perlindungan
               WNI di luar negeri." (ard).






                                                      Page 231 of 656.
   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237