Page 438 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 438

Title         PETUGAS PEMILU DI KEEROM DIJAMIN BPJS KETENAGAKERJAAN
                Media Name    kumparan.com
                Pub. Date     01 Mei 2019
                              https://kumparan.com/bumi-papua/petugas-pemilu-di-keerom-dijamin-bpjs-
                Page/URL
                              ketenagakerjaan-1qzlXJjnF3E
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive




               Kabupaten Keerom, menjadi kabupaten satu-satunya di Provinsi Papua yang
               petugas pengawas TPS dan Bawaslunya mendapat perlindungan dari Program
               Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK) atau menjadi peserta
               BPJS Ketenagakerjaan.

               BPJS Ketenagakerjaan Papua mencatat ada sebanyak 147 orang, mulai dari tenaga
               pengawas TPS dan Bawaslu di Kabupaten Keerom yang ikut BPJS Ketenagakerjaan.

               Pejabat Pengganti Sementara Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Papua
               Jayapura, Agus Ismantoro mengatakan rata-rata penyelenggara pemilu di
               kabupaten/kota di Papua tak mendaftarkan petugasnya di BPJS karena alasan
               minimnya anggaran.

               Kata Agus, dengan banyaknya anggota KPPS yang meninggal di seluruh Indonesia,
               maka sangat penting petugas pemilu di lapangan terlindungi jaminan sosial, beban
               sosial yang muncul dari resiko terjadi dapat diringankan dengan mengikuti program
               BPJS Ketenagakerjaan.

               Agus menambahkan untuk biaya santunan program meninggal dunia, ahli waris
               mendapatkan santunan kematian sebesar Rp24 juta dan tambahan beasiswa anak
               sebesar Rp12 juta jika kepesertaan mencapai lima tahun, jadi jika ditotal ahli waris
               akan menerima sebesar Rp36 juta. "Harusnya program ini dimanfaatkan saat
               pemilihan umum seperti ini," ujarnya.

               Sementra itu Sekretaris Bawaslu Kabupaten Keerom Helena M. Naraha menuturkan
               anggotanya terdiri dari 434 orang, namun baru bisa didaftarkan sekitar 147 orang
               dikarenakan terkendala data dan lokasi yang tersebar di daerah yang sulit
               dijangkau.

               "Iuran BPJS Ketenagakerjaan dipotong langsung dari upah anggota sebesar
               Rp.16.800,- karena memang tidak ada anggaran menyangkut perlindungan jaminan
               sosial ketenagakerjaan," katanya. (Pratiwi)














                                                      Page 437 of 656.
   433   434   435   436   437   438   439   440   441   442   443