Page 521 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 521

Title         PENGUSAHA: KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN JANGAN DIPOLITISASI
                Media Name    republika.co.id
                Pub. Date     30 April 2019
                              https://republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/pqqdtu383/pengusaha-k ebijakan-
                Page/URL
                              ketenagakerjaan-jangan-dipolitisasi
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive









               Menjelang perayaan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2019, dunia usaha berharap
               agar aksi-aksi penyaluran aspirasi yang biasa dilakukan para serikat pekerja
               dijauhkan dari nuansa politik. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri DKI
               Jakarta, Sarman Simanjorang, mengatakan, aksi hari buruh sebaiknya memberikan
               kesan positif kepada publik.

               "Lazimnya hari buruh tidak lepas dari aksi demonstrasi yang dilakukan serikat
               pekerja dan buruh. Di Indonesia, hari buruh masih diwarnai dengan aksi turun ke
               jalan yang kurang produktif. Tapi itu kembali kepada serikat masing-masing," kata
               Sarman saat dihubungi Republika.co.id , Senin (29/4).

               Sarman mengatakan, pasca gelaran Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif
               2019, dunia usaha tengah berharap agar para investor merealisasikan rencana
               investasi di Indonesia. Karena itu, dibutuhkan situasi dan perburuhan dalam negeri
               yang kondusif yang jauh dari demonstrasi atau pemogokan.

               Selain juga tetap diperlukan suatu stabilisasi politik, keamanan, kepastian hukum,
               hingga insentif perpajakan yang diberikan pemerintah kepada dunia usaha. "Untuk
               itu, kami sangat berharap agar peringatan hari buruh tahun ini, kalaupun dilakukan
               aksi, agar dapat berjalan aman, nyaman, sejuk, dan penuh persatuan," ujar
               Sarman.

               Harapan tersebut, tidak lain dan bukan hanya agar memberikan sinyal positif
               terhadap investor dalam memandang situasi domestik Indonesia.

               Masih menyangkut soal situasi politik, baru-baru ini para ketua umum serikat
               pekerja dan buruh bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo pada Jumat
               (26/4) pekan lalu. Kesepakatan dari pertemuan itu yakni terkait restu Presiden Joko
               Widodo untuk merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang
               Pengupahan.

               Sebagaimana diketahui, PP tersebut selalu ditolak dan diminta untuk dihapuskan
               oleh para serikat pekerja karena dinilai tidak mewadahi keinginan buruh untuk
               meningkatkan kesejahteraan.

               Sarman menegaskan, secara prinsip dunia usaha mendukung sejauh itu dilakukan




                                                      Page 520 of 656.
   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525   526