Page 344 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2021
P. 344
Judul Menaker Luncurkan Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super
Prioritas
Nama Media liputan6.com
Newstrend Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4666885/menaker-luncurkan-
program-pemagangan-di-5-destinasi-wisata-super-prioritas
Jurnalis Tira Santia
Tanggal 2021-09-24 13:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meluncurkan program Pemagangan 5 Destinasi Wisata
Super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara,
Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (24/9/2021). Kick Off ini menandai dimulainya masifikasi
penyiapan SDM terampil pada sektor pariwisata di 5 destinasi wisata super prioritas.
MENAKER LUNCURKAN PROGRAM PEMAGANGAN DI 5 DESTINASI WISATA SUPER
PRIORITAS
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meluncurkan program Pemagangan 5 Destinasi
Wisata Super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa
Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (24/9/2021).
Kick Off ini menandai dimulainya masifikasi penyiapan SDM terampil pada sektor pariwisata di 5
destinasi wisata super prioritas.
Dalam sambutannya, Menaker Ida menyatakan program Pemagangan merupakan salah satu
solusi tepat untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan, khususnya dalam menyiapkan tenaga
kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan pasar kerja.
"Dalam program pemagangan, peserta mendapatkan pengalaman kerja pada dunia kerja yang
sesungguhnya, membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan pasar kerja," kata Menaker.
Menaker menjelaskan, selain penyiapan SDM terampil di 5 destinasi wisata super prioritas,
pemagangan juga menjadi upaya pemerintah dalam menyongsong bonus demografi, serta
menyelesaikan sejumlah tantangan yang melingkupinya.
Tantangan-tantangan tersebut di antaranya adalah era digitalisasi, dampak pandemi COVID-19
pada sektor ketenagakerjaan, dan rendahnya kualifikasi keterampilan SDM Indonesia.
343

