Page 368 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2021
P. 368

KARTU PRAKERJA DINILAI INKLUSIF DAN BERMANFAAT SAAT PANDEMI

              Program Kartu Prakerja dinilai telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya
              di tengah pandemi Covid-19 yang serba sulit. Program ini telah memasuki gelombang ke-21 dan
              menjangkau lebih dari 11,4 juta penerima manfaat.

              Program Kartu prakerja ditujukan bagi pencari kerja, pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan
              Kerja (PHK), atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha
              mikro, kecil dan menengah (UMKM).

              Dalam program ini, peserta akan mendapatkan saldo bantuan awal, untuk mengikuti pelatihan
              yang disediakan dan dipilih sesuai minat. Setelah itu, mereka dapat mencairkan insentif berupa
              bantuan sosial tunai sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan.

              Direktur  Eksekutif  Manajemen  Pelaksana  Program  Kartu  Prakerja  Denni  Puspa  Purbasari
              menjelaskan  bahwa  antusiasme  masyarakat  tiap  gelombang  selalu  tinggi.  Hingga  saat  ini,
              pihaknya telah menerima sekitar 75 juta pendaftar yang kemudian diseleksi.

              Dia menjelaskan, pada Semester I 2021, 99 persen peserta telah menyelesaikan pelatihan. Kisah
              sukses  para  peserta  Kartu  Prakerja  tersebut  juga  sangat  memotivasi,  dapat  dilihat  di  akun
              Instagram kami @prakerja.go.id.

              "Dalam hal persebaran peserta, Kartu Prakerja sudah melayani masyarakat di seluruh Indonesia
              di 514 kabupaten kota, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," tutur
              Denni pada Dialog Produktif Kabar Kamis Siang Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN (23/9).

              Kartu Prakerja, kata Denni, dirasa masyarakat sangat bermanfaat. Salah satunya tercatat oleh
              survei Ipsos yang menyatakan bahwa Kartu Prakerja adalah program di masa pandemi yang
              paling banyak diterima dan paling bermanfaat bagi masyarakat.
              Denni menambahkan, tujuan utama program Kartu Prakerja adalah memberikan alat pancing
              dalam bentuk pelatihan peningkatkan kompetensi, bukan memberikan ikan, kepada masyarakat.
              Namun  jika  ada  peserta  yang  juga  mengharapkan  insentifnya,  tentu  saja  itu  manusiawi
              mengingat kondisi pandemi yang menyulitkan banyak orang.

              "Sebagai upaya pendampingan, kami terus memberikan edukasi, sosialisasi, juga rekomendasi
              pekerjaan yang sesuai keterampilan yang didapatkan peserta saat mengikuti program," papar
              Denni.
              Dalam pelaksanaannya, Denni menyatakan bahwa Kartu Prakerja menjalin kolaborasi dengan
              banyak  pihak,  baik  pemerintah  maupun  lembaga  pemberi  pelatihan.  Pihaknya  membuka
              kesempatan luas bagi semua lembaga pelatihan baik di pusat maupun daerah, untuk bergabung
              dalam ekosistem prakerja.
              Salah  satu  lembaga  pelatihan  berasal  dari  daerah  adalah  Kita  Kompeten,  yang  berlokasi  di
              Kalimantan.  Founder  Kita  Kompeten  Ilham  Rahmanto  menjelaskan,  lembaga  tersebut
              memberikan pelatihan terkait sektor industrial, khususnya sertifikasi yang menjadi syarat untuk
              bekerja. Misalnya, sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang penting untuk bekerja di
              industri minyak dan pertambangan. Mereka juga berencana membuka pelatihan kewirausahaan.

              Tidak berhenti pada pemberian pelatihan, mereka juga membantu peserta untuk mendapatkan
              pekerjaan  atau  mengikuti  ujian  kompetensi  berikutnya  yang  diakui  Badan  Nasional  Sertifikat
              Profesi. Bantuan tersebut dalam bentuk pendampingan, subsidi, juga permodalan.





                                                           367
   363   364   365   366   367   368   369   370   371   372   373