Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 132
Title CHINA JANJI SERIUS TINDAKLANJUTI LARUNG JENAZAH ABK INDONESIA
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://jateng.antaranews.com/internasional/berita/1486176/china-janji -serius-
Page/URL
tindaklanjuti-larung-jenazah-abk-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah China berjanji akan serius menindaklanjuti laporan mengenai
pelarungan jenazah tiga anak buah kapal Indonesia dan dugaan eksploitasi
terhadap ABK lainnya yang bekerja pada kapal pencari ikan berbendera China.
"China menanggapi laporan ini dengan sangat serius. Pihak China terus menjalin
komunikasi dengan Indonesia mengenai hal itu," kata juru bicara Kementerian Luar
Negeri China Zhao Lijian dalam pernyataan tertulis yang diterima Selasa.
Ia menilai beberapa laporan media mengenai peristiwa tersebut tidak berdasarkan
fakta.
"Oleh karena itu, kami akan menangani masalah tersebut berdasarkan fakta dan
hukum yang berlaku," kata Zhao.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memanggil Duta Besar China
untuk Indonesia Xiao Qian terkait persoalan pelarungan jenazah dan perlakuan tidak
patut terhadap 46 ABK Indonesia yang bekerja pada empat kapal ikan perusahaan
China, yakni Long Xing 629, Long Xing 605, Tian Yu 8, dan Long Xing 606.
Long Xing 605 dan Tian Yu 8 membawa ABK Indonesia melalui perairan Korea
Selatan dan sempat berlabuh di Busan. Pihak China menyebut pelarungan tiga
jenazah ABK Indonesia telah sesuai prosedur internasional dan disetujui oleh pihak
keluarga yang bersangkutan, demikian Retno dalam konferensi pers daring, Kamis
(7/5). Kedutaan Besar RI di Beijing juga telah mengirimkan nota diplomatik kepada
pemerintah China unuk mengklarifikasi ulang kasus tersebut.
"Nota diplomatik sudah dijawab Kemenlu RRT yang menjelaskan bahwa pelarungan
atau burial at sea sesuai dengan praktik kelautan internasional untuk menjaga
kesehatan para awak kapal lainnya sebagaimana ketentuan ILO (Organisasi Buruh
Internasional)," kata Menlu.
Sementara itu, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah
membentuk tim investigasi internal dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian
terkait langkah hukum atas kasus pelarungan jenazah dan perlakuan diskiriminatif
yang dialami ABK Indonesia.
Page 131 of 353.

