Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 24
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-E) DKI
Jakarta mencatat hingga Selasa, 12 Mei 2020, sebanyak 1.100 perusahaan terdata
melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Ibu Kota. Sebanyak 188
perusahaan di antaranya ditutup sementara karena masuk kategori perusahaan
yang tak dikecualikan dalam Peraturan Gubernur No. 33 Tahun 2020.
Perusahaan-perusahaan itu melanggar PSBB setelah Disnakertrans-E DKI Jakarta
melakukan inspeksi mendadak atau sidak . Adapun 188 perusahaan yang ditutup
sementara itu tersebar di lima wilayah, yakni 32 perusahaan di Jakarta Pusat, 45
perusahaan di Jakarta Barat, 37 perusahaan di Jakarta Utara, 25 perusahaan di
Jakarta Timur dan 49 perusahaan di Jakarta Selatan dengan jumlah pekerja
sebanyak 16.576 orang.
Selain perusahaan yang ditutup sementara, ada 269 perusahaan lain yang diberi
peringatan dan diberikan pembinaan karena belum melaksanakan protokol
kesehatan secara menyeluruh. Sebanyak 262 perusahaan ini termasuk yang ada di
luar 11 sektor diizinkan, namun memiliki izin dari Kementerian Perindustrian.
Perusahaan pemilik izin sakti bernama Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan
Industri (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian yang diberi peringatan itu, tersebar
di Jakarta Pusat (empat) Jakarta Barat (62), Jakarta Utara (92), Jakarta Timur (96)
dan Jakarta Selatan (15 perusahaan). Kesemuanya secara total memiliki pekerja
sebanyak 51.016 orang.
Page 23 of 353.

