Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 30
Title 1.100 PERUSAHAAN DI JAKARTA LANGGAR PSBB
Media Name republika.co.id
Pub. Date 13 Mei 2020
Page/URL https://republika.co.id/berita/qa81f9382/1100-perusahaan-di-jakarta-la nggar-psbb
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Hasil dari inspeksi mendadak Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan
Energi (Disnakertrans-E) DKI Jakarta, hingga Selasa, 1.100 perusahaan terdata
melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota dengan 188
perusahaan ditutup sementara.
Berdasarkan data Disnakertrans-E DKI Jakarta yang diterima di Jakarta, Selasa
(12/5), 188 perusahaan atau tempat kerja tersebut adalah kategori perusahaan
yang tidak dikecualikan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun
2020 dan tetap melakukan kegiatan usahanya di tengah PSBB yang saat ini masuk
hari ke-33. Mereka tersebar di lima wilayah, yakni 32 perusahaan di Jakarta Pusat,
45 perusahaan di Jakarta Barat, 37 perusahaan di Jakarta Utara, 25 perusahaan di
Jakarta Timur dan 49 perusahaan di Jakarta Selatan dengan jumlah pekerja
sebanyak 16.576 orang.
Selain perusahaan yang ditutup sementara, ada 269 perusahaan lain yang diberi
peringatan dan diberikan pembinaan karena belum melaksanakan protokol
kesehatan secara menyeluruh. Sebanyak 262 perusahaan itu termasuk yang ada di
luar 11 sektor diizinkan, tetapi memiliki izin dari Kementerian Perindustrian.
Perusahaan pemilik Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dari
Kementerian Perindustrian yang diberi peringatan itu, tersebar di Jakarta Pusat
(empat) Jakarta Barat (62), Jakarta Utara (92), Jakarta Timur (96) dan Jakarta
Selatan (15 perusahaan). Kesemuanya secara total memiliki pekerja sebanyak
51.016 orang. Sementara itu, ada 643 perusahaan atau tempat kerja yang termasuk
11 sektor dikecualikan yang diberi peringatan atau pembinaan dikarenakan belum
melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang ditentukan.
Perusahaan yang termasuk kategori ini, berada di Jakarta Pusat (161), Jakarta Barat
(77), Jakarta Utara (132), Jakarta Timur (133), Jakarta Selatan (136) dan Kepulauan
Seribu (empat perusahaan). Secara total, semuanya memiliki pekerja sebanyak
79.877 orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah
menyebut penutupan sementara pada 184 perusahaan itu, dilakukan karena tak
dipenuhinya aturan dalam PSBB berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor
33 Tahun 2020. Dengan hal tersebut, penutupan akan berlangsung hingga PSBB di
Jakarta usai dilaksanakan, yang rencananya selesai 22 Mei 2020.
Page 29 of 353.

