Page 1008 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 1008

Judul               Menaker Tulis Surat Terbuka untuk Pekerja, Ini Isinya...
                Nama Media          suara.com
                Newstrend           Surat Terbuka Menaker Ida Fauziyah bagi Buruh
                Halaman/URL         https://www.suara.com/news/2020/10/06/082551/menaker-tulis-surat-
                                    terbuka-untuk-pekerja-ini-isinya
                Jurnalis            Fabiola Febrinastri
                Tanggal             2020-10-06 08:25:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker),  Ida Fauziyah  , menuliskan surat terbuka bagi para pekerja
              Indonesia melalui  serikat pekerja  dan serikat buruh. Demikian isi surat itu;  Kepada teman-
              teman serikat pekerja/serikat buruh,  Sejak awal 2020, kita telah mulai berdialog tentang RUU
              Cipta Kerja, baik secara formal melalui lembaga tripartit, maupun secara informal. Aspirasi kalian
              sudah kami dengar, sudah kami pahami. Sedapat mungkin aspirasi ini, kami sertakan menjadi
              bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama, kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan.



              MENAKER TULIS SURAT TERBUKA UNTUK PEKERJA, INI ISINYA...

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker),  Ida Fauziyah  , menuliskan surat terbuka bagi para pekerja
              Indonesia melalui  serikat pekerja  dan serikat buruh. Demikian isi surat itu;  Kepada teman-
              teman serikat pekerja/serikat buruh,  Sejak awal 2020, kita telah mulai berdialog tentang RUU
              Cipta Kerja, baik secara formal melalui lembaga tripartit, maupun secara informal. Aspirasi kalian
              sudah kami dengar, sudah kami pahami. Sedapat mungkin aspirasi ini, kami sertakan menjadi
              bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama, kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan.

              Saya berupaya mencari titik keseimbangan antara melindungi yang telah bekerja dan memberi
              kesempatan kerja pada jutaan orang yang masih menganggur, yang tak punya penghasilan dan
              kebanggaan. Tidak mudah memang, tapi kami perjuangkan dengan sebaik-baiknya.
              Saya paham, ada di antara teman-teman yang kecewa atau belum puas. Saya menerima dan
              mengerti. Ingatlah, hati saya bersama kalian dan bersama mereka yang masih menganggur.

              Terkait rencana mogok nasional, saya meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena situasi
              jelas  tidak  memungkinkan  untuk  turun  ke  jalan,  untuk  berkumpul.  Pandemi  Covid-19  masih
              tinggi, masih belum ada vaksinnya.

              Pertimbangkan ulang rencana mogok itu.






                                                          1007
   1003   1004   1005   1006   1007   1008   1009   1010   1011   1012   1013