Page 213 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 OKTOBER 2021
P. 213
Judul 10 Kriteria Karyawan yang Gagal Dapat BSU Sisa 1,7 Juta Kuota, Cek
BLT Subsidi Gaji di BPJS Ketenagakerjaan
Nama Media beritadiy.pikiran-rakyat.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://beritadiy.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-702728567/10-kriteria-
karyawan-yang-gagal-dapat-bsu-sisa-17-juta-kuota-cek-blt-subsidi-gaji-
di-bpjs-ketenagakerjaan?page=all
Jurnalis Inayah Bastin Al Hakim
Tanggal 2021-10-04 10:47:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Simak 10 kriteria karyawan yang gagal dapat BSU tahap 5. Adapun bantuan menyisakan 1,7 juta
kuota tahun 2021, beserta simak cara cek BLT Subsidi Gaji melalui link BPJS Ketenagakerjaan.
BSU atau BLT Subsidi Gaji 2021 dicairkan secara bertahap. Kemnaker selaku eksekutor
menerangkan bahwa ada 6.9 juta karyawan yang telah menerima transfer bantuan Rp1 juta
tersebut.
10 KRITERIA KARYAWAN YANG GAGAL DAPAT BSU SISA 1,7 JUTA KUOTA, CEK BLT
SUBSIDI GAJI DI BPJS KETENAGAKERJAAN
Simak 10 kriteria karyawan yang gagal dapat BSU tahap 5. Adapun bantuan menyisakan 1,7 juta
kuota tahun 2021, beserta simak cara cek BLT Subsidi Gaji melalui link BPJS Ketenagakerjaan.
BSU atau BLT Subsidi Gaji 2021 dicairkan secara bertahap. Kemnaker selaku eksekutor
menerangkan bahwa ada 6.9 juta karyawan yang telah menerima transfer bantuan Rp1 juta
tersebut. Sementara, anggaran BSU menyisakan Rp1,7 triliun yang akan menyasar kepada 1,7
juta pekerja di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan kata lain, pemerintah menargetkan 8,7
juta buruh untuk menerima dana bantuan ini.
"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477
pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7
Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Indah Anggoro Putri yang
menjabat sebagai Dirjen PHI dan Jamsos, sebagaimana dikutip dari Instagram @kemnaker.
Indah juga memberikan kabar sisa 1,7 juta calon penerima akan diperluas ke 34 provinsi setelah
sebelumnya hanya 28 provinsi yang menjadi sasaran BSU.
212

