Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 MARET 2019
P. 11
"Tujuan bantuan ini adalah sebagai tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) BPJS
Ketenagakerjaan terhadap para korban banjir. Dengan bantuan ini, kami berharap
para korban bisa segera pulih dari kondisi yang ada," ujar Dodo Suharto saat
penyerahan bantuan di Dusun Melaten, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo,
Kabupaten Madiun, Rabu (20/3).
Sebagai badan hukum publik yang bertanggung jawab terhadap kepastian jaminan
sosial tenaga kerja, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki komitmen tinggi untuk
melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Adapun, bantuan tersebut berasal dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Pusat yang
peduli akan tanggung jawab sosial lingkungan melalui BPJS Ketenagakerjaan Kacab
Madiun di wilayah Jawa Timur. Pihaknya berharap, bantuan tersebut dapat
bermanfaat..
"Harapannya dengan bantuan yang diberikan dapat meringankan para korban
bencana dan bermanfaat untuk mereka dan keluarga," kata Dodo.
Sementara, bantuan senilai Rp14.625.000 juta tersebut diwujudkan dalam bentuk
peralatan sekolah, peralatan beribadah, peralatan mandi, dan sembako kebutuhan
rumah tangga. Bantuan-bantuan tersebut berdasarkan survei yang dilakukan,
sangat dibutuhkan warga saat pascabanjir.
Seperti diketahui, banjir besar melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Rabu (6/3)
hingga beberapa hari lamanya. Kerugian akibat banjir tersebut mencapai sebesar
Rp54.093.855.000.
Kerugian tesebut meliputi kerusakan permukiman mencapai Rp38.610.000.000,
kerugian pertanian Rp8.093.295.000, kerugian peternakan sebesar Rp416.560.000,
dan kerugian infrastruktur Rp6.974.000.000.
Jumlah kerugian tersebut meliputi kerusakan banjir yang menerjang sebanyak 57
desa di 12 Kecamatan terdampak. Sebanyak 5.707 KK dan 497 hektare lahan
pertanian terdampak banjir. Sedangkan, ternak mati terdiri 10 ekor sapi, 69 ekor
kambing, dan 4.058 ekor unggas.
Musibah banjir juga menyebabkan 5.024 permukiman rusak ringan, dan 62
permukiman rusak berat. Sejumlah kecamatan yang terdampak, antara lain
Kecamatan Madiun, Saradan, Balerejo, Pilangkenceng, Sawahan, Mejayan, Wungu,
Wonoasri, Gemarang, Kebonsari, Kare, dan Dagangan. (*).
Page 10 of 61.

