Page 40 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 FEBRUARI 2019
P. 40
"Melalui LTSA, masyarakat akan dibimbing sesuai dengan prosedur yang benar jika
ingin bekerja ke luar negeri, sehingga mereka tidak menjadi korban," kata Irianto.
Lebih lanjut, Irianto menjelaskan bahwa tujuan LTSA adalah untuk mewujudkan
efektivitas penyelenggaraan pelayanan penempatan dan pelindungan pekerja
migran.
Senada dengan Irianto, Bupati Bima, Indah Damayanti Putri yang juga hadir dalam
acara peresmian tersebut mengatakan hal serupa.
Menurutnya, adanya LTSA di Bima akan memberikan kepastian kepada pekerja
migran untuk memperoleh pelayanan yang mudah, murah dan solutif.
"Dahulu sulit, mahal dan tanpa kepastian, sehingga celah itu dimanfaatkan calo.
Akibatnya banyak pekerja migran lebih baik ilegal, sehingga berdampak adanya
persoalan. Sekarang ada perubahan yang tadinya sulit, mahal, lama menjadi
mudah, murah dan ada kepastian, " ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, Nasrullah yang juga
hadir di acara tersebut, menambahkan, melalui LTSA masyarakat yang ingin bekerja
ke luar negeri bisa mendapatkan informasi lowongan kerja.
Mereka bisa pula mengurus dokumen yang dibutuhkan, seperti paspor, dokumen
kependudukan, asuransi BPJS. Para pekerja Migran pun dapat memanfaatkan desk
Pelayanan Pengaduan Permasalahan Pekerja Migran Indonesia bila mengalami
masalah.
Selain Irianto, Indah Damayanti dan Nasrullah, peresmian LTSA Kabupaten Bima
dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Nusa Tenggara Barat, Swahip, Direktur Penyiapan
dan Pembekalan Pemberangkatan BNP2TKI R. Hariyadi Agah.
Page 39 of 76.

