Page 123 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 123
Title SRI MULYANI: KARTU PRAKERJA STRATEGI JANGKA PENDEK ATASI PHK
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 14 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200414140416-532-493409/sri-mul yani-
Page/URL
kartu-prakerja-strategi-jangka-pendek-atasi-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui tingkat pengangguran akan meningkat
sebagai dampak pandemi virus corona. Namun, ia mengklaim pemerintah
menyiapkan kartu prakerja sebagai strategi jangka pendek.
Menurut Ani, sapaan akrabnya, ready viewed pemerintah menyiapkan anggaran
kartu prakerja sebesar Rp20 triliun untuk 5,6 juta pekerja terdampak. Kartu ini bisa
membantu pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau kehilangan
pendapatan.
"Belum termasuk BPJS yang masih memiliki uang iuran perusahaan. Ini bisa
memberikan benefit kepada masyarakat yang terkena PHK. Dalam hal ini safety net
untuk pekerja ada di situ," ungkapnya, Selasa (14/4).
Sementara untuk jangka panjang, menurut Ani, harus memperbaiki daya tahan
usaha dan meningkatkan daya tarik ekonomi di Indonesia.
"Jika kita fokus reform dan menjaga dampak covid-19. Minimal, mungkin Indonesia
bisa dianggap sebagai negara yang memiliki potensi menarik modal atau investasi
untuk memperbaiki dunia usaha," paparnya.
Bendahara negara mencontohkan Jepang yang akan merealokasi investasi dari
China ke negara lain. Sehingga, hal tersebut bisa menjadi kesempatan yang bagus
untuk iklim investasi RI.
"Kita melakukan langkah-langkah membuat kondisi ekonomi baik dan menarik
investasi," terang Ani.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja yang terkena
pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan mencapai 2,8 juta. Jumlah
tersebut berasal dari pekerja formal dan nonformal.
Berdasarkan data Kemenaker, 212.394 pekerja dari sektor formal terkena PHK.
Kemudian, pekerja formal yang dirumahkan sebanyak 1.205.191 orang. Dari sektor
nonformal, Kemenaker mencatat sekitar 282 ribu orang tak memiliki penghasilan.
Sementara itu, berdasarkan data BPJamsostek, pekerja yang dirumahkan dan
terkena PHK mencapai 454 ribu orang dari sektor formal, dan 537 ribu orang sektor
nonformal.
Page 122 of 251.

