Page 208 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 208
tercatat sebanyak 33.407 orang terdampak sosial ekonomi di sektor
ketenagakerjaan akibat pandemi COVID-19.
Rinciannya, 3.649 orang asal 85 perusahaan terkena pemutusan hubungan kerja
(PHK), 29.046 orang dirumahkan dan 4.361 orang adalah pekerja migran Indonesia
asal Jatim.
Khusus pekerja migran Indonesia, terdiri dari 1.409 orang yang habis masa
kontraknya, 214 orang bermasalah atau di-PHK, 78 orang bermasalah sehingga
dideportasi dan 2.650 orang gagal berangkat.
Di tempat sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan
ada bantuan sosial lain bagi masyarakat tedampak ekonomi sosial COVID-19 yang
tidak diterima dalam Program Kartu Prakerja.
"Di antaranya yang telah masuk dalam daftar terpadu kesejahteraan sosial atau
DTKS akan mendapat bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai maupun
bantuan pangan nontunai dari Kementerian Sosial," katanya.
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial, atau
disebut non-DTKS, akan menerima bantuan sosial dari Pemprov Jatim maupun dari
pemerintah kabupaten/kota di tempat asalnya masing-masing.
"Sampai sekarang kami masih melakukan pendataan agar masing-masing bantuan
sosial itu bisa diterima tepat sasaran dan tidak saling tumpang tindih," tutur Emil
Dardak.
Pewarta: Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah Editor: Triono Subagyo COPYRIGHT (c)2020 .
Page 207 of 251.

