Page 269 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 SEPTEMBER 2021
P. 269

MUFIDA MINTA REALISASI PENEMPATAN PMI KE KORSEL DAN TAIWAN
              DIPERCEPAT
              Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengaku mendapat banyak aspirasi dari Calon
              Pekerja  Migran  Indonesia  (CPMI)  yang  masih  menunggu  penempatan,  khususnya  ke  Korea
              Selatan dan Taiwan.

              Mufida menyebut banyak diantara CPMI yang harus menunggu hingga dua tahun lebih, namun
              belum ada kejelasan penempatan oleh Kementerian Tenaga Kerja maupun Badan Perlindungan
              Pekerja Migran Indonesia (BPPMI), khususnya ke dua negara tersebut.

              "Banyak  sekali  teman-teman  CPMI  yang  menitipkan  aspirasi  untuk  meminta  kejelasan  dan
              keberpihakan dibuka kembalinya penempatan PMI ke Korsel dan Taiwan, terlebih saat ini kondisi
              kasus konfirmasi positif harian di Indonesia sedang rendah," ujarnya dalam keterangan tertulis,
              Selasa (28/9/2021).

              "Korsel dan Taiwan sempat menghentikan penerimaan PMI karena kasus COVID-19 di Indonesia
              tengah tinggi. Saatnya mulai dibuka kesempatan teman-teman untuk berangkat ke Korsel atau
              Taiwan," tambahnya.

              Mufida menyatakan, banyak diantara CPMI yang melaporkan ke dirinya jika masa menunggunya
              hingga  habis  perjanjian  kerja  (SLC)  maupun  sertifikat  Employment  Permit  System  -  Test  of
              Proficiency  in  Korea  yang  berlaku  dua  tahun  dan  akhirnya  habis  karena  penutupan
              keberangkatan.

              "Keinginan teman-teman CPMI untuk berangkat bekerja terutama ke Korsel sangat kuat. Satu
              yang sering jadi kendala adalah biaya karantina yang dibebankan ke perusahaan di Korsel. Guna
              mengatasi  ini  bahkan  teman-teman  CPMI  bersedia  menanggung  biaya  karantina.  Artinya
              kebutuhan CPMI untuk berangkat sangat urgen," katanya.

              Ia menilai aspirasi para pekerja migran Indonesia ini seharusnya menjadi dasar bagi pembicaraan
              negosiasi antara pemerintah.





































                                                           268
   264   265   266   267   268   269   270   271   272