Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 SEPTEMBER 2019
P. 147

Title          MENAKER: PEMERINTAH SIAPKAN PERLINDUNGAN SKILL PEKERJA SESUAI ZAMAN
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      20 September 2019
                              https://news.detik.com/berita/4715135/menaker-pemerintah-siapkan-perli ndungan-skill-
               Page/URL
                              pekerja-sesuai-zaman
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta  -  Menurut Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri, peningkatan skill dan
               perlindungan sosial menjadi sangat penting karana tantangan sektor
               ketenagakerjaan ke depan masih besar. Untuk menghadapi itu, Hanif mengatakan
               pemerintah terus mempersiapkan SDM yang berkompeten dan memastikan
               terlindunginya jaminan sosial bagi pekerja.


                "Selain jaminan perlindungan sosial, perlindungan terbaik bagi masyarakat adalah
               perlindungan skill. Masyarakat harus memiliki keterampilan yang mudah berubah
               dan beradaptasi sesuai perkembangan zaman," kata Hanif dalam keterangan
               tertulis, Jumat (20/9/2019).

                 Hal tersebut disampaikan Hanif dalam diskusi '15 Years of Welfare Initiative:
               Advancing Sustainable Missions' di Jakarta, Selasa (17/9/2019). Hanif mengatakan
               tantangan yang dihadapi Indonesia adalah masih terbatasnya pekerja yang memiliki
               skill berkualitas dengan jumlah banyak dan tersebar secara merata. Untuk
               mewujudkannya tersebut, pemerintah terus membenahi dua aspek penting, yakni
               soal ekosistem ketenagakerjaan dan jaminan sosial bagi pekerja.

                  Terkait ekosistem ketenagakerjaan, Hanif mengatakan saat ini ekosistem
               ketenagakerjaan di Indonesia masih kaku. Salah satunya aturan dalam bekerja yang
               masih kaku dan berdampak pada terhambatnya produktivitas bagi pekerjanya itu
               sendiri.


                "Maka dari itu saya ingin menegaskan perlunya mentransformasikan ekosistem
               yang kaku tadi menjadi lebih fleksibel atau flexibility labour market," ungkap Hanif.


                 Adapun soal jaminan perlindungan sosial, Hanif menyampaikan setelah ekosistem
               ketenagakerjaan ditansformasikan lebih fleksibel, maka perlindungan sosial
               diperkuat. Menurutnya, ke depan para pekerja harus bisa merasakan suatu 'Live
               long learning', yakni suatu kondisi di mana seseorang bisa belajar terus menerus,
               meningkatkan skill-nya terus menerus, beradaptasi skill-nya terus menerus, dan bisa
               bekerja secara terus menerus dengan dinaungi perlindungan sosial.

                "Jadi di sini pentingnya menyeimbangkam keduanya, agar selaras dengan tujuan
               yang sama sama kita harapkan," tutup Hanif.

                (ega/ega)





                                                      Page 146 of 151.
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151