Page 122 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 122

Judul               Pemprov Jabar Putuskan UMK Kabupaten Bogor 2022 tak Naik
                Nama Media          republika.co.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.republika.co.id/berita/r3gikl436/pemprov-jabar-putuskan-
                                    umk-kabupaten-bogor-2022-tak-naik
                Jurnalis            Agus raharjo
                Tanggal             2021-12-02 05:02:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000

                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Pemerintah  Provinsi  (Pemprov)  Jawa  Barat  akhirnya  memutuskan  besaran  Upah  Minimum
              Kota/Kabupaten  (UMK)  di  Jawa  Barat  pada  2022.  Dalam  keputusan  tersebut,  ada  sembilan
              kabupaten di Jawa Barat tidak mengalami kenaikan UMK, termasuk Kabupaten Bogor. Bupati
              Bogor Ade Munawaroh Yasin, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas
              Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor, sudah menyerahkan rekomendasi besaran UMK
              Bogor  untuk  2022  kepada  Pemprov  Jawa  Barat.  Melalui  surat  Nomor  561/1355  -  Disnaker,
              Pemkab Bogor merekomendasikan UMK Bogor pada 2022 sebesar Rp 4.520.844, dari besaran
              UMK Rp 4.217.206 atau naik sebesar 7,2 persen.



              PEMPROV JABAR PUTUSKAN UMK KABUPATEN BOGOR 2022 TAK NAIK

              BOGOR--  Pemerintah  Provinsi  (Pemprov)  Jawa  Barat  akhirnya  memutuskan  besaran  Upah
              Minimum  Kota/Kabupaten  (UMK)  di  Jawa  Barat  pada  2022.  Dalam  keputusan  tersebut,  ada
              sembilan kabupaten di Jawa Barat tidak mengalami kenaikan UMK, termasuk Kabupaten Bogor.

              Bupati  Bogor  Ade  Munawaroh  Yasin,  mengatakan  Pemerintah  Kabupaten  (Pemkab)  Bogor
              melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor, sudah menyerahkan rekomendasi
              besaran UMK Bogor untuk 2022 kepada Pemprov Jawa Barat. Melalui surat Nomor 561/1355 -
              Disnaker, Pemkab Bogor merekomendasikan UMK Bogor pada 2022 sebesar Rp 4.520.844, dari
              besaran UMK Rp 4.217.206 atau naik sebesar 7,2 persen.
              Namun, Pemprov Jawa Barat memutuskan untuk tidak menaikkan UMK Kabupaten Bogor untuk
              2022. "UMK Kabupaten Bogor untuk 2022 sudah diputuskan oleh Pemprov Jawa Barat. Hasilnya
              UMK Kabupaten Bogor tidak naik. Jadi untuk UMK Kabupaten Bogor pada tahun 2022 sama
              dengan tahun 2021," kata Ade Yasin, Rabu (1/12).

              Menurutnya, batal naiknya UMK Kabupaten Bogor juga disebabkan karena UMK Kabupaten Bogor
              pada 2021 sudah tinggi. Yakni sebesar Rp 4.217.206. "Mungkin Pemprov Jawa Barat menilai
              UMK Kabupaten Bogor sudah tinggi makannya tidak naik. Atau mungkin Pemprov Jawa Barat
              punya penilaian batas UMK sendiri," ucapnya.

                                                           121
   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127