Page 379 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 379

Judul               Simak Daftar Lengkap UMK 2022 Jabar, Banten, Jateng, Jatim, dan
                                    Yogyakarta, Mana Paling Besar?
                Nama Media          pikiran-rakyat.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-013138383/simak-daftar-
                                    lengkap-umk-2022-jabar-banten-jateng-jatim-dan-yogyakarta-mana-
                                    paling-besar
                Jurnalis            Aliyah Bajrie
                Tanggal             2021-12-01 18:36:00
                Ukuran              0

                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif


              Ringkasan

              Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat
              (Jabar), Banten, Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan DIY Yogyakarta tahun 2022
              telah resmi ditetapkan menyesuaikan jadwal hingga 30 November 2021. Dalam menetapkan
              besaran  nilai  UMK,  akan  dihitung  berdasarkan  kondisi  ekonomi  dan  ketenagakerjaan  seperti
              pertumbuhan ekonomi, inflasi, paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja, dan median
              upah.



              SIMAK DAFTAR LENGKAP UMK 2022 JABAR, BANTEN, JATENG, JATIM, DAN
              YOGYAKARTA, MANA PALING BESAR?

              Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) masing-masing daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat
              (Jabar), Banten, Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), dan DIY Yogyakarta tahun 2022
              telah resmi ditetapkan menyesuaikan jadwal hingga 30 November 2021.

              Dalam  menetapkan  besaran  nilai  UMK,  akan  dihitung  berdasarkan  kondisi  ekonomi  dan
              ketenagakerjaan seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, paritas daya beli, tingkat penyerapan
              tenaga kerja, dan median upah.
              Selain itu, perhitungan menentukan UMK juga menggunakan formula atau rumus yang ada pada
              Peraturan  Pemerintah  (PP)  Nomor  36  tahun  2021,  yang  dihitung  oleh  Dewan  Pengupahan
              Kabupaten/Kota.

              Namun,  ada  juga  beberapa  daerah  yang  memutuskan  untuk  tidak  menaikkan  UMK  mereka
              disebabkan sejumlah faktor, seperti adanya inflasi serta kondisi perekonomian wilayah setempat
              yang tumbuh lambat akibat pandemi Covid-19.

              Berikut  ini  dicatat  Pikiran-Rakyat.com,  daftar  lengkap  besaran  UMK  dari  DKI  Jakarta,  Jabar,
              anten, Jateng, Jatim dan DIY Yogyakarta.

                                                           378
   374   375   376   377   378   379   380   381   382   383   384