Page 835 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 835

DAFTAR LENGKAP KENAIKAN UMK 2022 DI 27 WILAYAH DI JAWA BARAT

              Gubernur  Jawa  Barat  Ridwan  Kamil  telah  menetapkan  besaran  nilai  upah  minimum
              kabupaten/kota (UMK) di 27 daerah di Jabar pada Selasa (30/11). Keputusan penetapan UMK
              tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/ Kep.732-Kesra/ 2021
              tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa
              Barat Tahun 2022.

              Berdasarkan keterangan tertulis Sekretaris Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmadja, penetapan
              ini  tidak  terlepas  dari  beberapa  dasar  peraturan,  yaitu  Undang-undang  (UU)  13  tahun  2003
              tentang Ketenagakerjaan, UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, UU 11 tahun 2020
              tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah RI No.36 tahun 2021 tentang Pengupahan serta
              beberapa surat Menteri Ketenagakerjaan.

              Selain  itu,  penetapan  juga  dilakukan  berdasar  rekomendasi  besaran  penyesuaian  nilai  upah
              minimum kabupaten/kota dari 27 bupati dan wali kota seluruh Jawa Barat, juga berita acara
              dewan pengupahan. "Tentu saja bahwa hal ini menjadikan sebuah dasar, sehingga keputusan
              gubernur dikeluarkan," kata Setiawan.

              Menurut Setiawan, Ridwan Kamil turut bersimpati dan berempati terhadap kondisi ekonomi yang
              dialami  masyarakat  saat  ini.  Tapi,  karena  rumus  dalam  perhitungan  dikeluarkannya  UMK  ini
              didasarkan kepada peraturan pemerintah dan pemerintah daerah tidak diberikan diskresi untuk
              menetapkan lebih dari itu, maka kebijakan diambil.

              "Terkait dengan putusan MK, menyatakan bahwa pemerintah harus memperbaiki peraturan ini
              di  dalam  dua  tahun.  Namun  demikian  selama  dua  tahun  ini  seluruh  peraturan  yang  terkait
              dengan  UU  Cipta  Kerja  dan  seluruh  turunannya  masih  tetap  berlaku  termasuk  PP  36  yang
              mendasari terkait dengan perhitungan UMK ini," tuturnya.

              Setiawan menjelaskan tugas gubernur hanya menetapkan terkait dengan UMK ini dan gubernur
              tidak dapat merevisi bahkan mengoreksi terkait dengan rekomendasi yang telah disampaikan
              oleh  seluruh  bupati/wali  kota.  "Oleh  karena  itu,  surat  rekomendasi  yang  disampaikan  oleh
              bupati/wali  kota  yang  saat  ini  sudah  seluruhnya  sesuai  dengan  PP  36,  kemudian  gubernur
              menetapkan hal tersebut," ujarnya.

              Setiawan  mengatakan,  untuk  ke  depannya  pihaknya  merekomendasikan  kepada  pemerintah
              pusat agar dapat melibatkan pemerintah daerah lebih jauh khususnya di dalam penghitungan
              UMK ini. "Karena kita tahu kondisi ekonomi dan dinamika antara daerah satu dengan daerah
              lainnya sangat bervariasi. Oleh karena itu kami sangat berharap, bahwa pelibatan pemerintah
              daerah di masa yang akan datang bisa terlibat lebih jauh," katanya.

              Berikut  besaran  UMK  2022  di  Jabar  1.  Kota  Bekasi  Rp4.816.921,17  2.  Kabupaten  Karawang
              Rp4.798.312,00 3. Kabupaten Bekasi Rp4.791.843,90 4. Kota Depok Rp4.377.231,93 5. Kota
              Bogor  Rp4.330.249,57  6.  Kabupaten  Bogor  Rp4.217.206,00  7.  Kabupaten  Purwakarta
              Rp4.173.568,61 8. Kota Bandung Rp3.774.860,78 9. Kota Cimahi Rp3.272.668,50 10. Kabupaten
              Bandung  Barat  Rp3.248.283,28  11.  Kabupaten  Sumedang  Rp3.241.929,67  12.  Kabupaten
              Bandung  Rp3.241.929,67  13.  Kabupaten  Sukabumi  Rp3.125.444,72  14.  Kabupaten  Subang
              Rp3.064.218,08 15. Kabupaten Cianjur Rp2.699.814,40 16. Kota Sukabumi Rp2.562.434,01 17.
              Kabupaten  Indramayu  Rp2.391.567,15  18.  Kota  Tasikmalaya  Rp2.363.389,67  19.  Kabupaten
              Tasikmalaya  Rp2.326.772,46  20.  Kota  Cirebon  Rp2.304.943,51  21.  Kabupaten  Cirebon
              Rp2.279.982,77  22.  Kabupaten  Majalengka  Rp2.027.619,04  23.  Kabupaten  Garut
              Rp1.975.220,92 24. Kabupaten Kuningan Rp1.908.102,17 25. Kabupaten Ciamis Rp1.897.867,14
              26. Kabupaten Pangandaran Rp1.884.364,08 27. Kota Banjar Rp1.852.099,52.



                                                           834
   830   831   832   833   834   835   836   837   838   839   840