Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 87
"Kegiatan ini sebenarnya mendorong anak muda kita untuk terus maju
mengembangkan kreativitasnya, mengembangkan diri karena dengan dorongan
semangat mereka mampu untuk menjadi lebih baik," tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Sulsel Sri Endang Sukarsih
pada diskusi tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan IYD dan
baru pertama kali dilaksanakan di Makassar, Sulsel.
"Dengan memaksimalkan pengembangan pemuda dalam dunia kerja tentu
dipersiapkan regulasinya. Dispora bersama Organisasi Perangkat Daerah dan pihak
pengusaha selalu bersinergi untuk memberikan peluang bagi pemuda," ujarnya.
Berkaitan dengan itu, Oxfam Indonesia menyatakan jumlah angkatan kerja
meningkat pada tahun 2018, namun hanya 67 persen yang bekerja. Akses anak
muda, terutama perempuan, sebagai pekerja selalu lebih rendah daripada jumlah
partisipasi angkatan kerja lelaki.
Data BPS menyatakan hampir separuh perempuan tidak bekerja. Oxfam
menyerukan perlunya serapan angkatan kerja oleh perusahaan swasta untuk anak
muda.
"Saat ini anak muda merupakan harapan bangsa di masa depan. Dengan
memastikan bahwa anak muda diberikan peluang kerja, baik secara formal maupun
informal, peluang untuk memiliki usaha yang lebih dinamis semakin tinggi," sebut
Country Director Oxfam Indonesia, Maria Lauranti.
Ia mengatakan menjawab tantangan revolusi digital 4.0, jenis usaha yang muncul
hari ini dan di masa depan akan memerlukan adaptasi penggunaan teknologi yang
sangat tinggi.
"Sebagai generasi yang sangat cakap mengadopsi teknologi, anak muda merupakan
Page 85 of 172.

