Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 103
Title CORONA BIKIN BANYAK HOTEL DAN RESTORAN DI TANGSEL BANGKRUT, PHK TAK
TERELAKKAN
Media Name sindonews.com
Pub. Date 01 April 2020
Page/URL https://metro.sindonews.com/read/1575460/170/corona-bikin-banyak-hotel -dan-
restoran-di-tangsel-bangkrut-phk-tak-terelakkan-1585738907
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Wabah virus Corona di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mulai memukul
sejumlah sektor usaha. Saat ini yang paling merasakan dampaknya yakni usaha
perhotelan dan restoran. Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran
Indonesia (PHRI), sejak wabah Corona menyebar dan Tangsel ditetapkan sebagai
daerah tanggap darurat bencana, omzet pengusaha hotel dan restoran anjlok
hingga mendekati angka 100 persen. Ketua PHRI Tangsel Gusri Effendi menyebut,
wabah Corona membuat omzet para pengusaha hotel dan restoran di Tangsel anjlok
hingga 90%. Saking sepinya, sampai berdampak pada penutupan sejumlah tempat
berusaha.
"Kalau di Tangsel, hotel drop sampai 90%. Apalagi masa tanggap darurat
diperpanjang. Tapi kita terbantu, pemerintah mempercepat pembayaran," kata
Gusri, kepada SINDOnews, di BSD, Serpong, Rabu (1/3/2020). Menurut Gusri,
selama ini setiap ada kegiatan di hotel dan restoran, pemerintah selalu melakukan
pembayaran setelah kegiatan 1-2 pekan. Bahkan, ada yang baru melunasi setelah
sata bulan.
"Percepatan pembayaran ini membantu kita membayar karyawan. Ya, jadi selama
ini pemerintah melakukan pembayaran setelah kegiatan. Biasanya, proses itu 2
minggu atau 10 hari, jadi sekarang dipercepat," paparnya.
Gusri menyebut terdapat sekira 20.000 orang yang menggantungkan hidup pada
pekerjaan hotel dan restoran di Tangsel. Dari total itu, sekira 75% nya pegawai
lepas. Wabah Corona, membuat sebagian besar telah di-PHK. "Di hotel dan restoran
ada pegawai tetap, lepas dan paruh waktu. Saya perkiraan, kalau 20 ribu orang
yang bergantung kerjanya di restoran dan hotel, 75% itu pegawai lepas. Sebagain
besar sudah dirumahkan," bebernya.
Sementara itu, kasus wabah Corona di Kota Tangsel tidak menunjukkan perbaikan.
Setiap harinya ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam
Pengawasan (PDP), positif, bahkan meninggal dunia. Berdasarkan data Gugus
Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangsel, jumlah ODP hingga hari ini sudah
mencapai 308 orang, PDP 131 orang, positif 34, dan meninggal 6 orang. Dari total
itu, 2 orang positif dinyatakan sembuh.
Page 102 of 179.

