Page 128 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 128

Title          TERUS MERUGI, AGEN TRAVEL PHK KARYAWAN KONTRAK
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      01 April 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4961590/terus-merugi-a gen-travel-phk-
               Page/URL
                              karyawan-kontrak
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative










               Sekjen Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno menyebut seluruh
               agen travel saat ini sudah benar-benar terpuruk karena virus corona. Bisnis ini
               merugi hingga lebih dari Rp 4 triliun hingga Februari 2020. Atas tekanan itu, seluruh
               agen travel sepakat untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada
               seluruh karyawan kontrak mereka.

               "Untuk sementara seluruh kantor agen travel ditutup dulu dan memutuskan (PHK)
               karyawan kontrak," ujar Pauline kepada detikcom, Rabu (1/4/2020).

               Selain melakukan PHK, para agen travel juga terpaksa melakukan pemotongan gaji
               pada seluruh karyawan tetap mereka. Pemotongan gaji karyawan itu diberlakukan
               sementara mengikuti imbauan kerja dari rumah atau work from home (WFH) dari
               pemerintah di daerah masing-masing.

               "Karena kebijakan WFH (work from home/ kerja dari rumah) sehingga kerja dari
               rumah dan memberlakukan unpaid leave (pemotongan gaji) untuk semua karyawan.
               Bulan lalu dipotong selama 1 minggu saja. Bulan ini 2 minggu. Sehingga mereka
               hanya dibayar 50% plus tidak mendapat uang makan atau transportasi," paparnya.
               Agen travel juga mengaku berat untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR)
               bagi para karyawannya. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat kembali
               melonggarkan kebijakan ketenagakerjaan seperti kebijakan soal PHK dan THR.

               "Untuk THR, pengusaha tidak akan sanggup bayar sebab tak ada pemasukan dari
               Februari sampai April ini, untuk itu kalau bisa dilonggarkan peraturan
               ketenagakerjaannya atau diberi kebijakan baru terkait situasi darurat ini,"
               sambungnya. Selain insentif yang sudah diberikan pemerintah, pihak agen travel
               berharap pemerintah bisa menambah dengan stimulus lainnya seperti kelonggaran
               kewajiban terhadap perbankan atau leasing.

               "So far, untuk permintaan relaksasi pajak dan aturan OJK sudah keluar hanya saja
               untuk aturan OJK untuk kelonggaran kewajiban terhadap perbankan atau leasing
               belum diimplementasikan," tambahnya. Menurut Pauline, pengusaha pariwisata juga
               membutuhkan keringanan beban operasional. "Lalu PBB, pajak reklame, tarif dasar
               listrik ini juga diminta pemerintah membuat payung hukum untuk memotong
               persentase yang harus dibayar," pungkasnya.




                                                      Page 127 of 179.
   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133