Page 25 - e-Resume Berita Ketenagakerjaan 2 September 2019
P. 25
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai pendidikan
vokasi di dalam negeri, khususnya Politeknik, masih sedikit,
dan sudah seharusnya peningkatan jumlah dan kualitas
pendidikan vokasi dapat mencetak sumber daya manusia
(SDM) terampil dan siap kerja.
Tenaga Ahli Kemenperin Bidang Pengembangan Pendidikan
Kejuruan dari Vokasi Industri Mujiyono mengatakan
pendidikan merupakan kunci dalam pembangunan kualitas
SDM. Namun demikian, lanjutnya, jumlah lembaga
pendidikan vokasi baru mencapai 6% atau sekitar 271
politeknik di dalam negeri. "Sedangkan, di Cina porsi
mahasiswa vokasinya sudah 59%, kemudian India (36%),
Swiss (67%), Jerman (48%), Austria (76%), Belgia (55%),
dan Belanda (68%)," ujamya kepada Redaksi NERACA
Mujiyono - Tenaga Ahli Kemenperin Bidang Pengembangan
Pendidikan Kejuruan dari Vokasi Industri
Sedangkan, di Cina porsi mahasiswa vokasinya sudah 59%,
kemudian India (36%), Swiss (67%), Jerman (48%), Austria (76%),
Belgia (55%), dan Belanda (68%)
Related News :
Media Indonesia, Sep 2, 2019: DILEMA PROGRAM REVITALISASI SMK

