Page 13 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 13
Title ERICK THOHIR INGIN RI EKSPOR SUSTER KE JEPANG
Media Name tempo.co
Pub. Date 10 Januari 2020
Page/URL https://bisnis.tempo.co/read/1293185/erick-thohir-ingin-ri-ekspor-sust er-ke-jepang
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin terus mengirim kembali
tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di luar negeri. Salah satu negara yang masih
disasar yaitu Jepang.
"Dengan kebutuhan 350 ribu, mereka bisa jadi partner kita, bisa nggak tenaga kerja kita
dipergunakan," kata dia setelah bertemu pada duta besar di Kementerian Luar Negeri,
Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.
Untuk semakin menggenjot pengiriman tenaga perawat ini, Erick Thohir ingin terlebih
dahulu mengkonsolidasikan rumah sakit yang tergabung dalam holding. Holding ini telah
dibentuk sejak Maret 2017 di masa Menteri BUMN sebelumnya, Rini Soemarno. Setelah
holding dibentuk, kini Erick Thohir juga bersiap untuk merealisasikan Innitial Public Offering
(IPO)
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan, Buruh, dan Kesejahteraan Jepang telah menjelaskan,
Jepang menghadapi kekurangan sekitar 270 ribu perawat pada tahun 2025. Menurut
laporan The Japan Times, 22 Oktober 2019, Kekurangan tenaga perawat terparah terjadi di
kawasan perkotaan.
Pengiriman tenaga perawat ke Jepang ini bukanlah kali pertama. Juni 2019, Kedutaan Besar
Jepang di Jakarta melepas keberangkatan 329 tenaga medis dan perawat lansia yang akan
bekerja di beberapa wilayah di Jepang. Perawat yang diberangkatkan ini merupakan
gelombang ke-11 dan berasal dari berbagai wilayah Indonesia.
Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI atau BNP2TKI saat
itu, Teguh Hendro Cahyono, mengatakan pengiriman tenaga perawat ini berada dalam
koridor kerja sama kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang. Kerja sama ini dibuka sejak 2008.
Berdasarkan perjanjian kerja sama ini, Indonesia bisa memanfaatkan lowongan pekerjaan di
Jepang dengan mengirimkan tenaga perawat ke Negeri Sakura tersebut. Jumlah perawat
yang bekerja ke Jepang setiap tahun menunjukkan kenaikan. Hal ini memperlihatkan minat
para perawat Indonesia yang tinggi untuk bekerja di Jepang, khususnya menyangkut
penghasilan.
Pengiriman tenaga perawat ini hanyalah satu dari banyak pesan yang diberikan Erick Thohir
kepada para dubes. Erick Thohir mengatakan 70 sampai 80 persen tugas para duta besar
ini ada di bidang ekonomi. Salah satunya untuk meningkatkan ekspor Indonesia di negara
tempat mereka bekerja. "Ini yang diharapkan dari para duta besar," kata Erick.
Page 12 of 82.

