Page 89 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 OKTOBER 2019
P. 89
Dalam percakapan melalui medsos itu, Septiani mengaku menjadi pembantu pada
keluarga H. Basar, yang beralamat di Delall Zakho Blok B4 Irak. Namun hingga
sekarang dia belum menerima gaji.
"Sebelum bekerja di keluarga H. Basar, Septiani semoat bekerja di keluarga lainnya.
Tetapi baru sebulan dia dikembalikan ke tempat penampungan TKW di Irak dengan
alasan kerjanya tidak benar," tutur Syihab, menirukan cerita Septiani.
Sejak itu, Septiani disekap dan tidak diberi makan dan HP-nya disita. Akhirnya
Septiani mencoba melarikan diri bersama 6 TKW lainnya. Mereka melapor ke polisi
setempat, tetapi polisi malah mengembalikan mereka ke tempat penampungan.
Mereka pun dimarahi habis-habisan, bahkan sempat kena tendangan. Mereka
kembali tak diberi makan.
Tidak ada respons
Selanjutnya, salah seorang TKW mencoba menghubungi KBRI, namun tidak ada
respons. Akhirnya, mereka dikirim lagi ke beberapa keluarga di Irak yang
membutuhkan asisten rumah tangga. Tetapi, lagi-lagi mereka tidak digaji sama
sekali.
Atas dasar itu, Septiani dan beberapa TKW lainnya mengungguh permintaan
bantuan untuk bisa pula ke tanah air, melalui media sosial, termasuk grup Facebook
di Karawang.
"Kami akan menemui ketua DPRD dan Bupati agar Septiani dan rekan-rekannya bisa
dipulangkan" kata Syihab.
Seperti diketahui, saat ini masyarakat Karawang dihebohkan oleh beredarnya video
seorang Tanaga Kerja Wanita asal daerah lumbung padi yang terdampar di Negara
Irak. Dalam video berdurasi 47 detik itu, Sang TKW mengaku bernama Rustia asal
Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, korban tindak pidana penjualan orang (TPPO).
Rustia dengan jelas meminta bantuan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana untuk
memulangkannya ke Karawang. Rustia juga meminta para wartawan menyebarkan
video tersebut agar pihak-pihak terkait dapat menolongnya.
Selain Rustia, ada korban lainnya yang berada di Irak, yakni Septiani. Kedua TKW
itu diduga kuat berangkat ke Timur Tengah secara ilegal. Dia dibujuk pencari tenaga
kerja, namun akhirnya diterlantarkan begitu saja.
Perintah dipulangkan
Menanggapi hal itu, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana menyatakan telah
mengintruksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
setempat untuk berupaya memulangkan dua TKW asal Karawang itu. Pemkab
Karawang siap membantu segalanya agar mereka bisa ke kampung halamannya
Page 88 of 136.

