Page 151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 NOVEMBER 2019
P. 151
selektif izinnya. Jadi nanti kalau mau bangun SMK baru itu harus jelas kurikulumnya,
SDM guru, fasilitas dan kerja samanya dengan industri," tutur dia.
Dia menilai dengan terbangunnya link and match sekolah dan industri, kualitas
lulusan SMK akan punya kualifikasi yang mumpuni. Sehingga, ke depan tidak ada
lagi lulusan SMK menjadi pengangguran karena tak dibutuhkan industri.
"Kerja sama dengan industri itu nanti bisa siswa datang ke industri atau sebaliknya.
Kita juga mendorong beberapa industri dilibatkan menyusun kurikulum sesuai
kebutuhan," ujar dia.
Deden mengatakan, pembangunan sekolah masih diperlukan mengingat setiap
tahunnya ada 750 ribuan lulusan SMP di Jabar. Namun, jumlah SMA, SMK dan MA
yang ada hanya 2.319 sekolah.
"Artinya kita masih butuh untuk bisa menampung lulusan SMP yang cukup besar
setiap tahunnya," kata Deden.
Simak juga video "Walkot Surabaya Risma Tersinggung Usai Dihujani Interupsi
Anggota DPRD" : (mud/tro) smk dprd jabar disdik jabar.
Page 150 of 168.

