Page 69 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JULI 2019
P. 69
Title PANSUS RANPERDA KETENAGAKERJAAN DPRD BALI MINTA MASUKAN EKSEKUTIF
Media Name antaranews.com
Pub. Date 10 Juli 2019
https://www.antaranews.com/berita/949806/pansus-ranperda-ketenagakerja an-dprd-
Page/URL
bali-minta-masukan-eksekutif
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Denpasar - Panitia Khusus Ranperda Penyelenggaraan Perlindungan
Ketenagakerjaan DPRD Provinsi Bali meminta masukan dari eksekutif (gubernur)
dan instansi terkait melalui sidang paripurna DPRD setempat, Rabu.
Ketua Pansus Ranperda Penyelenggaraan Perlindungan Ketenagakerjaan DPRD Bali,
Nyoman Parta dalam laporannya meminta masukan kepada eksekutif untuk
penyempurnaan Ranperda tersebut sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah
(Perda).
"Pada kesempatan ini kami minta kepada eksekutif (gubernur) memberikan
masukan dan saran perbaikan yang konstruktif demi perbaikan dalam pembahasan
Raperda dimaksud," ujar Parta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Bali.
Ia mengatakan mengenai muatan kearifan lokal, terutama konsep "Tri Hita Karana"
dapat diakomodir dalam penyelenggaraan ketenagakerjaan sesuai amanat Undang-
Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini sepanjang
tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan
materi muatan yang diatur dalam Raperda.
"Pada dasarnya menjadi perhatian bagi kami dalam pembahasan Ranperda
Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. Karena perda tersebut berupaya menjadikan
nilai-nilai kearifan lokal Bali sebagai substansi dalam Perda dengan konsep "Tri Hita
Karana" (tiga keseimbangan dan keharmonisan kehidupan masyarakat Bali),"
ucapnya.
Karena dengan adanya penambahan indikator keagamaan, sosial budaya dan
lingkungan dalam sistem pengupahan, pengaturan tenaga kerja kontrak dan sistem
outsourching mencerminkan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan masyarakat Bali
secara sekala dan niskala (alam semesta dan spiritual).
Parta lebih lanjut memaparkan bahwa nantinya perda ini juga menjadi wujud
implementasi terhadap nilai-nilai kearifan lokal Bali tentang kebutuhan manusia dan
konsep Hindu Bali, pemenuhan kebutuhan biologis (pangan, sandang dan papan)
sosiologis (pendidikan dan kebudayaan) dan filosofi (agama) dalam konsep budaya
Bali.
Dalam ajaran Hindu dirumuskan dalam lima standar hidup sejahtera yakni 5 W
meliputi "Wareg" adalah dapat memenuhi kebutuhan pangan sesuai dengan
Page 68 of 92.

