Page 111 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 111
Title IMBAS CORONA, KEMNAKER SEBUT 2.311 PEKERJA KENA PHK DAN 9.183 DIRUMAHKAN
Media Name kumparan.com
Pub. Date 02 April 2020
https://kumparan.com/kumparanbisnis/imbas-corona-kemnaker-sebut-2-311- pekerja-
Page/URL
kena-phk-dan-9-183-dirumahkan-1t972M8ybS4
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Lesunya dunia industri karena virus corona menyebabkan perusahaan mesti
melakukan berbagai efisiensi. Imbas dari hal tersebut, perusahaan kemudian
memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan sebagian
lainnya ada yang merumahkan pekerja, namun bukan PHK.
Berdasarkan data Kemnaker per 1 April 2020, ada setidaknya 56 perusahaan yang
melakukan PHK dan sebanyak 2.311 pekerja terkena PHK. Sementara, ada sebanyak
153 perusahaan yang merumahkan pekerja mesti tak sampai PHK dan 9.183 pekerja
dirumahkan.
"Kami melakukan pendataan dan pemantauan perusahaan yang merumahkan
pekerja dan PHK. Kami koordinasi dengan Pemda dan diteruskan ke Dinas Provinsi
dan kabupaten dan kota," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah,
Kamis (2/4).
Menyoal itu, Ida mengarahkan para pekerja yang terkena PHK utamanya, untuk bisa
memanfaatkan kartu pra-kerja yang kini tengah digalakkan pemerintah. Di sisi lain,
pemerintah juga mendorong perusahaan melakukan berbagai langkah alternatif
agar pekerja tak sampai di PHK atau dirumahkan.
Misalnya saja, mengimbau perusahaan agar mengurangi fasilitas pekerja tingkat
atas seperti manager dan direktur, mengurangi shift pekerja, membatasi lembur,
mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja, memulangkan sementara pekerja,
hingga tidak memperpanjang kontrak bagi yang sudah habis masa kerjanya.
"Apabila upaya sudah dilakukan dan PHK tidak bisa dihindari, maka opsi itu harus
dirundingkan. Apabila tidak menghasilkan penyelesaian, PHK baru bisa dilakukan
jika sudah ada penyelesaian," ujar dia.
Page 110 of 186.

