Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 117

Title          BADAI CORONA, 848 PEKERJA KENA PHK DAN DIRUMAHKAN
               Media Name     jpnn.com
               Pub. Date      02 April 2020
               Page/URL       https://www.jpnn.com/news/badai-corona-848-pekerja-kena-phk-dan-diruma hkan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive















               Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kalimantan Tengah (Kalteng)
               Syahril Tarigan mengatakan, sejumlah perusahaan telah melakukan pengurangan
               pekerja, bahkan pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penyebaran virus Corona
               (COVID-19).


               Berdasarkan data sementara, sebanyak 848 pekerja dari 18 perusahaan di Provinsi
               Kalteng terkena PHK maupun dirumahkan untuk sementara waktu.

               "Kami masih menunggu perkembangan terbaru data pekerja yang terkena PHK
               ataupun dirumahkan lusa, Sabtu (4/4)," kata Syahril, Kamis (2/4).

               Dia menegaskan, data tersebut sangat perlu karena akan dijadikan dasar
               mengusulkan kepada pemerintah pusat agar mendapatkan kartu dan manfaat dari
               pra kerja.

               Untuk itu, seluruh perusahaan yang melakukan PHK ataupun merumahkan pekerja
               agar memberikan informasi.

               "Kami meminta semua perusahaan agar segera melaporkan ke Disnakertrans
               Kalteng ataupun kabupaten/kota setempat. Kami minta segera, agar data pekerja
               Kalteng yang di PHK maupun dirumahkan lengkap," kata Syahril.

               Dikatakannya, Disnakertrans Kalteng berperan melakukan pencegahan dan
               penyebaran COVID-19 di lingkungan pekerja. Untuk merealisasikan hal tersebut
               telah ada Instruksi Gubernur Kalteng Nomor 188.5.54/23/2020 yang diterbitkan
               tanggal 27 Maret 2020.


               Isi dari instruksi tersebut yakni, seluruh perusahaan yang ada di Provinsi Kalteng
               tetap berproduksi semaksimal mungkin, agar tidak terjadinya pemutusan hubungan
               kerja (PHK) ataupun merumahkan para pekerjanya.


               "Tidak mendatangkan tenaga kerja antar daerah baru maupun tenaga kerja asing
               baru, agar tenaga kerja yang ada tetap dipertahankan sampai kondisi COVID-19 ini
               berubah," kata dia.





                                                      Page 116 of 186.
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122