Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 158
Selain itu, BP2MI berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pelayanan pemulangan
TKI. Bagi TKI yang berpotensi menganggur pada saat pulang ke kampung
halamannya, Disnaker pemerintah daerah akan memberikan Kartu Pra-Kerja.
"Selanjutnya antisipasi mereka yang pulang berpotensi menjadi pengangguran dan
hal ini bisa diberikan Kartu Pra-Kerja," ujarnya.
Tatang memastikan pekerja migran yang pulang ke Tanah Air akan diperiksa sesuai
dengan protokol kesehatan. Pemeriksaan dilakukan bukan dengan rapid test,
melainkan pengecekan suhu tubuh. Bagi pekerja migran yang terdeteksi suhunya
tinggi, memiliki gejala, atau diduga suspect virus Corona, ia akan dikarantina.
"Dalam rapat terbatas yang dipimpin presiden, beliau memberikan arahan untuk
PMI (pekerja migran Indonesia) yang pulang dilakukan pemeriksaan sesuai dengan
protokol kesehatan. Jika ada indikasi atau suspect, langsung dikarantina," tuturnya.
"Karena jumlah yang cukup besar, mungkin yang dilakukan dengan thermo gun dan
jika indikasi suhunya melebihi dari standar, ini yang langsung dilakukan tindakan.
Jadi bukan rapid test seperti periksa darah dan rontgen seperti di RS. Dan diminta
karantina mandiri sambil dipantau," ungkapnya.
Akan tetapi, TKI yang tidak memiliki gejala akan langsung dipulangkan ke daerah
masing-masing dengan status orang dalam pemantauan (ODP). Mereka wajib
melakukan isolasi diri selama 14 hari dan dipantau.
"Namun jika yang tidak terindikasi langsung dipulangkan ke daerah masing-masing
dengan status ODP. Karantina disiapkan di sejumlah tempat," ujarnya.
Page 157 of 186.

