Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 68
Title PHK 677 KARYAWAN, INDOSAT: 92 PERSEN TELAH TERIMA KOMPENSASI
Media Name tempo.co
Pub. Date 02 April 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1326893/phk-677-karyawan-indosat-92-perse n-telah-
Page/URL
terima-kompensasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
PT Indosat Ooredoo Tbk. membenarkan kabar bahwa perusahaan melakukan
pemutusan hubungang kerja (PHK) terhadap hampir 700 orang karyawan.
Perusahaan mengklaim, PHK yang dilakukan untuk reorganisasi bisnis ini telah
diterima dengan baik oleh 92 persen dari total 677 karyawan yang terdampak.
"Kami telah menyelesaikan reorganisasi perusahaan kami pada akhir Februari, dan
92 persen karyawan yang terkena dampak telah menerima kompensasi yang jauh
lebih baik daripada yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang," kata Director &
Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo, Irsyad Sahroni melalui pernyataan
tertulis, Kamis 2 Maret 2020.
Irsyad pun memahami apa yang dialami oleh karyawan yang terkena PHK. Indosat
berjanji akan terus mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan untuk
memberikan dukungan dan untuk memperingan dampak bagi karyawan yang
terimbas reorganisasi.
Adapun langkah-langkah reorganisasi struktur perusahaan sudah sebagian besar
rampung dijalankan. Irsyad mengatakan, pihaknya telah memberikan pelatihan dan
dukungan pasca-kerja bagi karyawan yang terkena PHK pada akhir Februari 2020.
"Kami juga gembira bahwa mitra Managed Services berkelas dunia, Ericsson, telah
mulai merekrut banyak karyawan kami yang terkena dampak untuk mulai bekerja di
bawah payung perusahaannya," tutur Irsyad.
Menurut Irsyad, Indosat telah mengalokasikan Rp 663 miliar untuk mendanai paket
kompensasi. Perinciannya, untuk angkatan pertama sebesar Rp 343 miliar, yang
ditujukan bagi 328 karyawan yang terkena PHK. Jumlah ini belum termasuk bonus
2019 sebesar Rp 18,3 miliar, yang akan dibayarkan sebelum 15 April 2020.
Irsyad mengungkapkan, Indosat saat ini sedang melalui proses mediasi bagi 52
karyawan yang terkena PHK, namun menolak tawaran kompensasi dan memilih
jalur penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Dia menjelaskan, proses itu
dimulai dengan pertemuan bipartit yang dilakukan pada akhir Februari lalu dan
Page 67 of 186.

