Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 90
Title WABAH CORONA, PERUSAHAAN SWASTA TETAP WAJIB BAYAR THR
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 02 April 2020
https://jateng.antaranews.com/berita/301830/wabah-corona-perusahaan-sw asta-tetap-
Page/URL
wajib-bayar-thr
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
mengingatkan bahwa perusahaan swasta tetap wajib membayar Tunjangan Hari
Raya (THR) kepada para karyawan.
"Presiden Joko Widodo juga membahas terkait dengan kesiapan sektor usaha
membayar THR dan ini diingatkan swasta THR itu berdasarkan undang-undang
diwajibkan, dan Kementerian Tenaga Kerja akan mempersiapkan hal-hal terkait
THR," kata Airlangga Hartarto dalam telekonferensi pers usai rapat terbatas yang
dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis.
Airlangga Hartarto menambahkan pemerintah sudah memberikan stimulus kepada
masyarakat dan dunia usaha melalui landasan hukum Perppu Nomor 1 Tahun 2020
tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.
Total terdapat Rp405,1 triliun yang dikucurkan pemerintah untuk menambah
anggaran dalam APBN 2020 untuk penanganan dampak Virus Corona jenis baru
atau COVID-19.
Dia juga mengatakan pemerintah memperluas cakupan stimulus fiskal yang
sebelumnya hanya diberikan kepada dunia usaha di sektor industri pengolahan.
Stimulus fiskal di industri pengolahan yang dimaksud Airlangga, antara lain, adalah
pembayaran oleh pemerintah terkait Pajak Penghasilan (Pph) pasal 21 untuk
pekerja dengan penghasilan sampai dengan Rp200 juta per tahun.
"Dukungan kepada sektor usaha ini akan diperluas, tidak hanya sektor manufaktur
(pengolahan), tapi juga terdampak (COVID-19) lain seperti pariwisata, transportasi
yang kita segera koordinasikan untuk ditambahkan," ujar Airlangga.
Presiden Jokowi sebelumnya menandatangani Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang
Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.
Di Perppu, itu Presiden menambah alokasi belanja dan pembiayaan dalam Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp405,1 triliun untuk
menangani pandemi COVID-19. Sebelumnya, alokasi belanja APBN 2020 ditetapkan
sebesar Rp2.540,4 triliun.
Page 89 of 186.

