Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 99
Title 92 PERSEN DARI 677 KARYAWAN INDOSAT OOREDOO TERIMA DAMPAK REORGANISASI
Media Name jabar.antaranews.com
Pub. Date 02 April 2020
https://jabar.antaranews.com/berita/145702/92-persen-dari-677-karyawan -indosat-
Page/URL
ooredoo-terima-dampak-reorganisasi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Indosat Ooredoo mengumumkan bahwa reorganisasi bisnis yang dilakukan
sebagai bagian dari Strategi Tiga Tahun-nya untuk bertransformasi menjadi lebih
gesit telah selesai dan diterima dengan baik oleh karyawannya.
Reorganisasi ini telah diterima oleh 92 persen dari total 677 karyawan yang terkena
dampak dan telah menjalani fase transisi yang lancar pada akhir Maret lalu.
"Dengan dimulainya langkah-langkah ini, reorganisasi struktur perusahaan sebagian
besar telah selesai," kata Director & Chief Human Resources Officer Indosat
Ooredoo, Irsyad Sahroni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Perusahaan, katanya, berkomitmen untuk memperlakukan semua orang dengan
rasa hormat dan penghargaan, serta akan mengeksplorasi semua opsi yang
memungkinkan untuk memberikan dukungan dan memperingan dampak pada
karyawan.
Dikatakan, perusahaan telah mengadakan pelatihan dan dukungan pasca-kerja
untuk karyawan yang terkena dampak pada akhir Februari lalu.
"Kami juga gembira bahwa mitra Managed Services berkelas dunia, Ericsson, telah
mulai merekrut banyak karyawan kami yang terkena dampak untuk mulai bekerja di
bawah payung perusahaannya," tambahnya.
Selain itu, perusahaan telah mengalokasikan Rp663 miliar untuk mendanai paket
kompensasi, dengan angkatan pertama sebesar Rp343 Miliar untuk 328 karyawan
yang terkena dampak, tidak termasuk bonus 2019 sebesar Rp18,3 Miliar, yang akan
dibayarkan sebelum 15 April.
"Kami telah menyelesaikan reorganisasi perusahaan kami pada akhir Februari dan
92 persen karyawan yang terkena dampak telah menerima kompensasi yang jauh
lebih baik daripada yang dipersyaratkan oleh Undang-Undang," kata Irsyad.
Irsyad menambahkan perusahaan saat ini sedang melalui proses mediasi dengan 52
karyawan yang terkena dampak yang memutuskan untuk menolak tawaran
kompensasi dan melalui penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Page 98 of 186.

