Page 224 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 224
Title SALEH USUL DANA KARTU PRA-KERJA RP 20 T DIBAGI SAJA KE KELUARGA MISKIN
Media Name jpnn.com
Pub. Date 17 April 2020
https://www.jpnn.com/news/saleh-usul-dana-kartu-pra-kerja-rp-20-t-diba gi-saja-ke-
Page/URL
keluarga-miskin
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyarankan
pemerintah menunda sementara program kartu pra-kerja, hingga masa pandemi
virus Corona (COVID-19) dapat diatasi. Daulay mengusulkan anggaran yang telah
disiapkan untuk program kartu pra-kerja dialihan menjadi program bantuan sosial.
"Apakah tidak sebaiknya program ini di-switch saja menjadi program bantuan
sosial? Dengan begitu target sasarannya bisa lebih luas," ujar Daulay dalam pesan
tertulisnya, Kamis (16/4).
Diketahui, pemerintah mengucurkan anggaran Rp 20 triliun untuk program Kartu
Prakerja. Masing-masing dialokasikan untuk biaya pelatihan Rp 5,6 triliun, dana
insentif Rp 13,45 triliun, survei Rp 840 miliar, dan dana PMO Rp 100 juta.
"Dengan anggaran 20 triliun, maka ketika di-switch menjadi program bantuan
sosial, itu diperkirakan bisa menyentuh 13,3 juta keluarga miskin dan kurang
mampu. Dengan perhitungan masing-masing mendapat Rp 1,5 juta," ucapnya.
Menurut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemerintah dapat kembali
melanjutkan program kartu pra-kerja ketika pandemi Covid-19 berhasil ditangani.
"Demi kebaikan masyarakat, tidak ada salahnya opsi ini dipertimbangkan," ucap
Daulay.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni
Puspa Purbasari memaparkan, empat juta jiwa telah mendaftar program kartu pra-
kerja untuk mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi, hingga Selasa (14/4)
kemarin.
Menurut Denni, bagi masyarakat yang ingin mendaftar di gelombang pertama,
masih ditunggu hingga Kamis (16/4) Pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, tim akan
melakukan verifikasi dan akan memilih satu juta pendaftar yang memenuhi
kualifikasi.
"Intinya, program kartu pra-kerja ditujukan kepada angkatan kerja dan diperluas
kepada pekerja atau pelaku usaha mikro kecil yang terdampak COVID-19," pungkas
Denni.
(gir/jpnn).
Page 223 of 355.

