Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 SEPTEMBER 2019
P. 136
dan kinerjanya bagi NKRI dan ASN tak boleh melakukan sesuatu yang bertentangan
dengan PBNU. "Saya ingin, pejabat yang dilantik di sini benar-benar meneguhkan
komitmennya, kepada PBNU yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD
NRI 1945," kata Menaker
Kedua, di tengah dunia yang cepat berubah saat ini hanya ada, pertarungan antara
cepat dengan lambat, responsif dengan tak responsif. ASN di posisi baru, harus
dapat bekerja secara responsif terhadap perubahan yang berlangsung. Artinya harus
bekerja dengan penuh terobosan, penuh dedikasi, penuh integritas, penuh inovasi.
"Jadi bukan bussiness as usual. Kalau bussines as usual, lewat kita. Saya juga ingin
bapak ibu dalam jalankan pekerjaannya, bisa memasang kompetitor di luar sebagai
tolok ukur kita. Jadi kita tak mengukur dengan diri kita sendiri, tapi kita mengukur
dengan kinerja orang lain," katanya.
Pesan ketiga, dalam satu tim besar bernama Kemnaker, kordinasi dan sinergi
menjadi sangat penting dan tak bisa bekerja secara sendiri-sendiri. "Kita hanya bisa
sukses secara bersama. Itu harus kita yakini agar wajah Kemnaker selalu baik.
Hilangkan ego sektoral, hilangkan ego unitoral untuk bisa mendorong pencapaian
kinerja yang lebih baik," katanya.
Menaker menambahkan dengan telah dilantiknya 109 pejabat dan terisinya pejabat
pimpinan tinggi pratama, administrator dan pejabat pengawas, Menaker berharap
seluruh jajaran dapat bekerja secara maksimal, bekerja kerja dan bekerja cerdas.
"Hal itu bertujuan untuk kemajuan organisasi baik instansi pusat, UPTP yang sangat
strategis menjadi wajah dan etalase Kemnaker di daerah, " katanya. (jpnn)
Page 135 of 165.

