Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 SEPTEMBER 2019
P. 38

Hanif menambahkan, saat ini pihaknya konsentrasi dalam dua hal di masa depan.
               Pertama, memastikan agar penciptaan lapangan kerja berjalan lebih banyak dan
               lebih berkualitas.

               Kedua, penguatan akses dan mutu tenaga kerja dan pembangunan SDM, yang
               merupakan salah satu faktor produksi industri yang masih harus terus diupayakan
               pengembangannya, agar semakin kompetitif dan produktif.

               "Saya berharap, semua pihak yang berkepentingan bisa memanfaatkan momentum
               revolusi industri untuk bergerak bersama menciptakan harmonisasi dalam
               membangun hubungan industrial yang kondusif, " ujarnya.

               Menaker mengajak dunia usaha untuk mengundang para dunia usaha lainnya, agar
               dapat membaur dengan instansi pemerintah untuk menginvestasikan sebanyak
               mungkin SDM berkualitas.

               "Tanpa tiga hal tersebut, masa depan kita semakin berat. Agar tantangan ringan,
               maka kita harus siapkan SDM menjadi SDM unggul dan memiliki daya saing yang
               baik, sehingga ekonomi kita bisa tumbuh secara produktif dan kesejahteraan
               masyarakat bisa ditingkatkan, " katanya.

               Bidang Ketenagakerjaan merupakan Masalah Unik
               Sementara itu, Sekjen Kemnaker, Khairul Anwar mengatakan, bidang
               ketenagakerjaan merupakan masalah yang unik dan berdimensi dengan sektor lain.
               Tidak sekadar mengatur hubungan kerja (during employment) melainkan juga pra
               kerja hingga pasca kerja.

               "Pekerjaan rumah utama bangsa ini adalah memanfaatkan SDM yang melimpah,
               agar bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja, dan lebih utama, bagaimana
               agar pekerja tetap dapat bekerja, " katanya.

               Khairul menambahkan, SDM merupakan salah satu faktor produksi industri nasional
               yang masih harus terus diupayakan pengembangannya, agar semakin kompetitif
               dan produktif. Pencapaian ini tidaklah mudah, karena itu pengembangan
               kompetensi pekerja menjadi syarat utama.

               Kemnaker berharap, lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan dapat ikut
               berperan mendorong peningkatan kompetensi SDM Indonesia.

               "Kita tidak dapat menghindar dari teknologi, bahkan kita segara melakukan upaya
               positif membentuk ekosistem digital dari semua lini, agar bisa menjadi negara siap
               digital. Mari kita dukung kebijakan pembangunan kepada orang untuk
               mengembangkan kemampuan mereka di ekosistem digital ini.

               Melalui seminar ketenagakerjaan, Khairul juga berharap adanya masukan/gagasan-
               gagasan baru dari narasumber dan peserta seminar dalam rangka menciptakan SDM
               berkualitas dan berdaya saing, termasuk lulusan politeknik untuk dapat diterima



                                                       Page 37 of 165.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43