Page 305 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 305

harus ikut berpartipasi terhadapan situasi ini. Kebijakan pemerintah menghimbau tetap dirumah
              ini, ada dampak positif dan negatifnya bagi masyarakat sekarang, dilema bagi masyarakat itu
              pasti apalagi sebagian masyarakat hilang pekerjaan akibat Covid-19.

              Di sinilah pemerintah hadir untuk membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan mereka
              akibat situasi yang tak pasti ini kapan akan selesai. Jangan sampai situasi saat yang seperti
              membuat  pemerintah  tutup  mata  melihat  kondisi  masyarakatnya  yang  hilang  pekerjaanya,
              harus ada bantuan dari pemerintah agar masyarakat tidak terlalu berat menghadapi kondisi ini
              yang membuat mereka hilang tanpa arah, akan mendapatkan pekerjaan bagi mereka.

              Apalagi kondisi saat ini kita bisa melihat kalangan masyarakat maupun instansi pemerintahan
              sudah melakukan 'stay at home' mereka mengurangai kegiatan-kegiatan yang bersifat tidak
              terlalu  penting,  sehingga  pembatasan  social  distancing  bisa  berjalan  dengan  baik  sesuai
              himbauan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diseluruh indonesia saat ini, agar
              melakukan social distancing. Adapun di beberapa daerah ada yang sudah melakukan PSBB (
              Pembatasan  Sosial  Berskala  Besar  )  sudah  berjalan  dikarenakan  dampak  Covid-19  tersebut,
              sebagian  daerah  yang  sudah  menerapkan  PSBB  ada  yang  berjalan  dengan  baik  ada  yang
              terhalang berbagai kendala PSBB tersebut yang disebabkan oleh beberapa faktor. Situasi yang
              seperti  inilah  sangat  sulit  diterima  oleh  masyarakat,  mereka  tidak  bisa  beraktivitas  seperti
              biasaya dan kebutuhan mereka harus terpenuhi dalam situasi yang seperti.

              Kebijakan pemerintah guna menanggulangai situasi seperti ini memang segera dilaksanakan
              guna  mengurangai  rasa  kekhwatiran  masyarakat  ditengah  pandemi  Covid-19,  sebagai
              masyarakat  yang  kehilangan  pekerjaan  atau  berkurangnya  pendapatan  mereka  itu  sudah
              merasa terpukul diakibatkan situasi yang tak kunjung berhenti, tetapi Covid-19 ini akan segera
              berakhir  apabila  semua  kalangan  lapisan  masyarakat  ikut  berpartisipasi  mengikuti  anjuran
              pemerintah 'tetap diam dirumah, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19', anjuran
              seperti ini harus dilaksanakan agar cepat berlalu dampak dari Covid-19.

              Penyebaran virus corona yang luas dan cepat membuat pemerintah bereaksi dengan membatasi
              mobilitas dan interaksi masyarakat. Pabrik dan kantor ditutup, sekolah diliburkan, restoran tidak
              menerima  makan-minum  di  tempat,  dan  sebagainya.  Segala  aktivitas  yang  membuat  orang
              berkumpul  menjadi  tabu.  Di  satu  sisi,  social  distancing  ini  berhasil  menyelamatkan  nyawa.
              Terbukti kasus baru semakin menunjukkan tren penurunan. Namun di sisi lain, social distancing
              membuat  ekonomi  menjadi  mati  suri.  Akibatnya,  jutaan  orang  kehilangan  pekerjaan,  jadi
              'korban' Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

              PHK ini menjadi alternatif terakhir bagi pengusaha. Sebelum memutuskan untuk melakukan PHK
              sudah banyak alternatif-alternatif yang dilakukan untuk menghindari PHK seperti mengurangi
              upah  dan  fasilitas  pekerja  tingkat  atas  seperti  manajer  dan  direktur,  mengurangi  jam  kerja
              (shift), membatasi dan menghapus jam lembur, mengurangi hari bekerja, dan meliburkan atau
              merumahkan pekerja secara bergilir sementara waktu. Namun dengan semakin meningkatnya
              tingkat penyebaran Covid-19 ini memaksa para pengusaha untuk memilih opsi terakhir yakni
              PHK karna tidak ada pemasukan yang dihasilkan untuk bisa memberikan gaji atau tunjangan
              pada para pegawai.

              Peningkatan angka pengangguran yang makin tinggi dapat menyebabkan banyak kemungkinan
              buruk bila tidak ditangani dengan cara yang tepat. Jika melihat kemungkinan terburuk dengan
              penanganan yang tidak tepat tingkat penanggungan yang tinggi dapat mengakibatkan angka
              kemiskinan mencapat dibawah garis batas atau negatif yang menyebabkan semua sektor bisa
              saja tidak bergerak, dengan kemiskinan yang meningkat dan tidak adanya lapangan pekerjaan
              bisa timbul masalah lain yg lebih besar yaitu kelaparan.



                                                           304
   300   301   302   303   304   305   306   307   308   309   310