Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 OKTOBER 2019
P. 3

Wkil    Ketua  Dewan  Pengupahan  Nasional  Bob  Azzam  menilai,  mekanisme
               penghitungan  UMP  di  Indonesia  masih  belum  ideal.  Karena,  banyak  terjadi

               kesenjangan antar daerah terkait dengan besaran gaji.


               Salah  satu  kajian  itu  adalah  dengan  mempertimbangkan  metode  kalkulasi  paritas

               daya  beli  (purchasing  power  parity/PPP).  Caranya  dengan  menyesuaikan  indeks
               daya beli  pekerja di masing-masing daerah  terhadap harga  barang dan  konsumsi

               daerah itu.


               Pengamat  Ketenagakerjaan  Payaman  Simanjuntak  mengatakan.  PP  Pengupahan

               memang  tidak  konsisten  dengan  Undang  Undang  Nomor  13  tahun  2003  tentang
               Ketenagakerjaan,  sehingga  membutuhkan  revisi.  Hal  itu.  menurut  dia,  terutama

               berlaku pada formulasi penetapan UMP.


               "Pemerintah  dan  serikat  buruh  perlu  duduk  bersama  dan  memikirkan  skema

               mengenai upah minimum yang mengakomodasi kepentingan pekerja. Di saat yang
               bersamaan,  perlu  dipikirkan  juga  dampak  penaikan  upah  minimum  terhadap  para

               pengusaha,  terutama  di  saat  ketidakpastian  ekonomi  global  seperti  saat  ini,"  kata
               peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Pingkan Audrine Kosijungan,

               Sabtu (19/10).

































                                                       Page 2 of 329.
   1   2   3   4   5   6   7   8