Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2019
P. 134

Title         TINGKATKAN KUALITAS PEKERJA, MENAKER GENJOT PROGRAM VOKASI
                Media Name    tribunnews.com
                Pub. Date     22 November 2019
                              https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/22/tingkatkan-kualitas-pek erja-
                Page/URL
                              manaker-genjot-program-vokasi
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive


               TINGKATKAN KUALITAS PEKERJA, MENAKER GENJOT PROGRAM VOKASI

               Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono , JAKARTA - Menteri
               Ketenagakerjaan Ida Fauziyah akan meningkatkan kompetensi pekerja dalam negeri
               dengan menggenjot program vokasi .

               Menurutnya, program vokasi nantinya dapat dimanfaatkan seluruh pekerja dalam
               negeri, baik pemegang kartu pra kerja maupun mengikuti kegiatan yang diadakan
               Kemenaker.

               "Ini pekerjaan rumah ini untuk meningkatkan kompetensi pekerja," ujar Ida di
               komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

               Ida menyebut, pekerja dalam negeri mayoritas merupakan lulusan Sekolah
               Menengah Pertama (SMP) ke bawah, sehingga program vokasi sangat diperlukan
               dalam peningkatan keahliannya.

               "Data kami, 58 persen angkatan kerja kita itu pendidikan rendag, SMP ke bawah,"
               ucap Ida.

               Sementara terkait keluhan pengusaha terhadap pekerja Indonesia yang tidak
               terampil, Ida mengaku hingga saat ini belum menerima aduan.

               "Belum terima aduan saya, yang jelas kami akan menjalankan program vokasi
               secara masif pada tahun depan," tutur Ida.

               Sebelumnya, Kamar Dagang Amerika Serikat (AS) mengeluhkan ada beberapa
               tantangan dalam berbisnis di Indonesia, mulai dari tenaga kerja kurang terampil
               hingga banyak korupsi Wakil Presiden Senior Asia di Kamar Dagang AS Charles
               Freeman mengatakan, selama masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo,
               pemerintah Indonesia berfokus pada deregulasi untuk menarik lebih banyak investor
               asing.

               Namun, ia menyampaikan, laporan pihaknya mengungkapkan bahwa sebagian besar
               perbaikan telah dalam tahap awal untuk bisnis baru.

               "Begitu izin dikeluarkan dan bisnisnya didirikan, masalah operasional yang biasa dan
               bahkan lebih mendasar tetap ada. Hal itu termasuk kurangnya pekerja terampil,
               ketidakpastian kontrak dan peraturan, dan korupsi," ujarnya di Hotel Mandarin



                                                      Page 133 of 186.
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139