Page 164 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2019
P. 164

Title         PENGUSAHA USUL SETOP KENAIKAN UPAH BAGI WILAYAH UMP TINGGI
                Media Name    cnnindonesia.com
                Pub. Date     22 November 2019
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20191122142800-92-450620/pengusah a-usul-
                Page/URL
                              setop-kenaikan-upah-bagi-wilayah-ump-tinggi
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive









               Jakarta - Pelaku usaha menyarankan kenaikan upah minimum provinsi ( UMP ) tidak dipatok
               sama rata di setiap wilayah. Pasalnya, beberapa wilayah telah memiliki patokan upah tinggi
               dibandingkan dengan wilayah lain. Bahkan, pengusaha mengisyaratkan agar wilayah
               dengan upah tinggi disetop sementara kenaikannya.

               Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan
               kenaikan upah secara serentak di semua wilayah dinilai membuat selisih upah yang diterima
               buruh semakin berjarak.

               Soalnya, beberapa wilayah sudah memiliki patokan upah tinggi sebelum berlakunya
               Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Dalam PP tersebut,
               formulasi kenaikan upah dihitung berdasarkan tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi
               nasional.

               "Apakah memungkinkan untuk daerah yang sudah tinggi ini, istilahnya disetop dulu
               kenaikannya? Atau kenaikannya tidak setinggi yang lain," sarannya, Jumat (22/11).

               Lebih lanjut ia mencontohkan untuk UMP sebesar Rp4 juta, kenaikannya 5 persen. "Lalu,
               yang masih Rp1,6 juta, mungkin boleh naik 8,5 persen," katanya.

               Rosan melanjutkan jarak upah yang kelewat lebar antara wilayah dengan UMP tinggi dan
               UMP rendah berpotensi membuat pengusaha merelokasi kegiatan usaha mereka ke daerah
               dengan UMP yang lebih rendah.

               Ujung-ujungnya, ia memprediksi wilayah dengan UMP tinggi akan semakin ditinggalkan
               pelaku usaha.

               Pun demikian, Rosan menyebut formula kenaikan upah berdasarkan tingkat inflasi dan
               pertumbuhan ekonomi sudah tepat. Dengan catatan upah antara wilayah satu dengan
               wilayah lainnya tidak terpaut jauh.

               Sekadar mengingatkan, pemerintah mengerek UMP pada 2020 sebesar 8,51 persen. Menteri
               Ketenagakerjaan Ida Fauziah meminta pengusaha maupun buruh menerima kenaikan
               tersebut.

               Menurut Ida, peraturan angka kenaikan UMP tersebut sudah mengakomodir kepentingan
               pengusaha dan para pekerja. "Kami berharap diterima dengan baik, oleh pengusaha
               maupun buruh," tandasnya.




                                                      Page 163 of 186.
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169