Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2019
P. 171
Title KENAIKAN UMP DIMINTA TAK DIPUKUL RATA
Media Name liputan6.com
Pub. Date 22 November 2019
Page/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4116993/kenaikan-ump-diminta-tak- dipukul-rata
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani,
menyarankan agar formulasi perhitungan kenaikan besaran Upah Minimum Provinsi
(UMP) 2020 dapat dipertimbangkan kembali. Dia pun meminta pemerintah tidak
memukul rata kenaikan setiap provinsi sebesar 8,51 persen.
Rosan mengatakan, kenaikan yang dipukul rata sebesar 8,51 persen dirasa tidak adil
bagi daerah-daerah yang memiliki pendapatan rendah, seperti Jawa Tengah.
Sementara daerah seperti Bekasi dan Karawang yang memang memiliki upah lebih
tinggi, malah semakin berada di atas angin.
Menurut dia, apabila perhitungan kenaikan setiap daerah dilakukan sama, maka
dikhawatirkan akan terjadi ketimpangan. Untuk itu, dia menginginkan kenaikan
upah diberlakukan sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
"Ya, mungkin tadi kita berikan masukan juga adalah, tiap daerah beda, nih.
Misalnya udah ada yang tinggi Rp 4 juta lebih di Karawang, tapi masih ada yang Rp
1,6 juta. Kalau itu kenaikannya selalu sama, kan makin lama makin tinggi. Akibatnya
shifting udah mulai terjadi ke daerah Jawa Tengah yang lebih murah," jelas Rosan
di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (22/11).
Rosan menyarankan sebaiknya kenaikan upah di daerah-daerah yang memiliki UMP
tinggi disetop terlebih dahulu, atau besaran kenaikan dikaji ulang. Sehingga tidak
ada ketimpangan antar daerah lain.
"Jadi, mungkin yang udah Rp 4 juta, mungkin kenaikannya 5 persen. Mungkin yang
masih Rp 1,6 juta mungkin boleh naik 8,5 persen," ucapnya.
Berlaku Sejak 1 November 2019
Seperti diketahui, Besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 diumumkan serentak
pada Jumat, 1 November 2019. Pengumuman tersebut mengacu pada Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
Pemerintah telah menetapkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Ini tertuang
dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019
tertanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019.
Page 170 of 186.

