Page 4 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 4
"Ini adalah kesempatan tidak usah berputus asa. Kita siapkan modulnya, kelasnya,
bisa diakses di semua Balai Pusat Latihan Kerja yang sudah kerja sama dengan
BPJAMSOSTEK untuk belajar kembali upskilling, reskilling supaya bisa kembali
bekerja dan supaya jadi wirausaha yang tangguh," katanya lagi.
Bahkan para pekerja yang ter-PHK ini, selama mengikuti pelatihan akan
mendapatkan uang saku dan uang transport. Selain itu, BPJAMSOSTEK pun akan
memberikan informasi lowongan pekerjaan.
"Kami mempunyai database di internal ada 660 ribu perusahaan dan punya
kepesertaan 50 juta database individu yang jadi aset luar biasa besar. Dengan aset
luar biasa besar kita harus membentuk ekosistem sehingga setiap kebutuhan
pekerja bisa menjadi informasi yang penting bagi individu yang membutuhkan,"
sambung Krishna.
Sejak mulai dijalankan dari September 2019, sudah ada 300 pekerja yang ikut
dalam program tersebut. Ke depan program ini akan terus dievaluasi hingga tujuan
akhirnya mampu menekan angka pengangguran di Indonesia yang sudah mencapai
angka 7 juta orang.
"Pemerintah memberikan target 20 ribu pekerja dulu. Khusus BPJAMSOSTEK
dimulai di 20 ribu dulu. Kita harapkan di 2020, bukan hanya 20 ribu pekerja tapi
bisa merambah ratusan ribu pekerja dan bisa mengurangi 7 juta orang
pengangguran menjadi lebih rendah dan meningkatkan kualitas SDM lebih sesuai
visi dan misi bangsa kita," tandasnya lagi.
Meski baru berjalan beberapa bulan, sejatinya program ini sukses mengubah masa
depan para pekerja ter-PHK. Krishna mengatakan ada pengemudi ojek online yang
mengikuti program vokasi BPJS Ketenagakerjaan dan kini dia sudah masuk ke
industri digital kreatif.
"Sementara ini sudah 14 orang yang sudah kembali bekerja dari mengikuti vokasi di
wilayah Cikarang, sementara yang lain dalam proses penyaluran. Di sana sudah
banyak kawasan industri dan vokasi di bidang manufaktur, jadi ini sesuai dengan
ekspektasi pasar," tegas dia.
Penasaran gimana cara mengikuti program ini? Krishna menjelaskan bahwa pekerja
yang diputus kontrak atau di-PHK harusnya merupakan peserta BPJAMSOSTEK.
"Harus punya KTP dengan NIK yang valid, sudah jadi peserta minimal 1 tahun,
pastikan status (peserta BPJAMSOSTEK) sudah nonaktif, usia maksimal 40 tahun,"
papar dia.
Untuk informasi lebih lengkap dan pendaftaran bisa langsung mengecek situs
www.bpjsketenagakerjaan.go.id . Jadi tunggu apa lagi? Yuk, mulai tata masa depan
karena PHK bukan akhir segalanya! (adv/adv) advertorial .
Page 3 of 135.

