Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 55
Reyna menambahkan pihaknya juga telah menyampaikan laporan hasil-hasil
perkembangan dan langkah-langkah terkait komitmen pemerintah RI terhadap
tindak lanjut hasil Sidang Konferensi Perburuhan Internasional atau Internasional
Labor Conference (ILC) ke-108 di Swiss, Juni lalu, tentang resolusi penghapusan
kekerasan dan pelecehan di dunia kerja dan resolusi tentang deklarasi ILO untuk
Future of Work.
Selain itu, capaian pemerintah yang dinilai sangat positif yakni implementasi
pelaksanaan pertemuan regional ILO ke-16 untuk kawasan Asia Pasifik, pada 6-9
Desember 2016 lalu. Bahkan hasil pertemuan Bali Declaration itu, menjadi rujukan
bagi pelaksanaan program dan kegiatan ILO dalam mewujudkan kerja layak di
negara-negara kawasan Asia-Pasifik.
Reyna mengatakan sejauh ini ILO sering melibatkan Pemerintah RI dalam
pembahasan penyusunan standar internasional kerja layak di berbagai sektor yang
selanjutnya menjadi rujukan penyusunan kebijakan tenaga kerja bagi di tingkat
nasional masing-masing negara.
"Pelibatan tersebut merupakan pengakuan terhadap kuatnya komitmen dan peran
Pemerintah RI terhadap terciptanya kerja layak, baik di tingkat nasional, regional
maupun global," ujar Reyna.
Dalam kesempatan sidang GB ILO tersebut, Reyna mengatakan Menaker
Bangladesh juga sepakat bersama Indonesia mendukung Implementasi program
aksi ILO mengenai Kerja Layak dirantai pasok Global.
"Di tengah-tengah sidang, kami sempat berdiskusi dengan Mentri Tenaga Kerja
Guatemala terkait komitmen Pemerintah Indonesia dalam Future of Work," kata
Reyna. [hhw]
Page 54 of 135.

