Page 117 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 FEBRUARI 2019
P. 117
Title BPJS TK AJAK PEMDA IMPLEMENTASI JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN
Media Name wartaekonomi.co.id
Pub. Date 06 Februari 2019
https://www.wartaekonomi.co.id/read214578/bpjs-tk-ajak-pemda-implement asi-jaminan-
Page/URL
sosial-ketenagakerjaan.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Setelah memberikan Anugerah Paritrana 2017 kepada 3 Provinsi dan 3 Kabupaten
Kota, serta 6 perusahaan kategori Besar dan menengah, kini BPJS Ketenagakerjaan
kembali akan memberikan apresiasi kepada para pemerintah daerah dan
perusahaan yang selama tahun 2018 mendukung penuh implentasi dan tertib
administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.
Penghargaan ini akan diberikan pada akhir Februari 2019 mendatang dan
rencananya akan diberikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, kepada setiap
pemenang kategori.
Adapun kategori yang diberikan sama dengan periode penganugerahan sebelumnya
dengan melibatkan tim penilai yang merupakan Sekretaris Daerah Provinsi, Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Tingkat Provinsi, Kepala Dinas yang membidangi
Ketenagakerjaan tingkat provinsi, Kepala Dinas yang membidangi UMKM di tingkat
provinsi, Apindo provinsi, Serikat Pekerja, dan tim dari Bidang Kepesertaan Wilayah
atau Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan di Ibukota provinsi.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E Ilyas Lubis, mengapresiasi langkah
pemerintah daerah dan perusahaan peserta yang sebelumnya telah berhasil meraih
Anugerah Paritrana pada tahun 2018 yang lalu di Istana Wakil Presiden RI.
"Untuk penilaian tahun ini, sebanyak 33 Pemerintah Provinsi, 105 Pemerintah
Kabupaten Kota, 89 Perusahaan Skala Besar dan 80 Perusahaan Skala Menengah
serta 33 UKM (Usaha Kecil dan Mikro) akan dinilai oleh tim penilai. Proses penilaian
dilakukan dalam beberapa tahap, dan rencananya pada awal Februari 2019 ini akan
dilakukan wawancara bagi kandidat yang lolos seleksi sebelumnya", jelas Ilyas di
Jakarta, Rabu (6/2/2019).
Proses wawancara ini merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi berkas dan
kelengkapan dokumen yang diserahkan para kandidat yang dilaksanakan pada awal
Januari 2019 yang lalu.
"Bagi yang telah lolos seleksi tersebut, maka akan dilanjutkan dengan wawancara
bersama tim penilai yang terdiri dari ahli jaminan sosial, praktisi, pejabat
kementerian, dan tentu saja dari BPJS Ketenagakerjaan," terang Ilyas.
Adapun nama-nama tim penilai yang akan mewawancarai para kandidat antara lain
dari Ahli Jaminan Sosial seperti Chazali Situmorang dan Hotbonar Sinaga, Ahli
Kebijakan Publik, Riant Nugroho, Staf Ahli Apindo, Myra Maria Hanartani, dan dari
Page 116 of 121.

