Page 124 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 OKTOBER 2021
P. 124
SYARAT PENCAIRAN BSU ATAU SUBSIDI GAJI RP 1 JUTA MELALUI BNI
Pencairan dana bantuan subsidi upah (BSU) atau subsidi gaji Rp 1 juta untuk pekerja/buruh yang
belum memiliki rekening himbara masih dilakukan. Sesuai prosedur pemerintah, mereka akan
dibuatkan rekening kolektif atau burekol.
Penyaluran BSU Rp 1 juta dengan skema burekol ini dilakukan pada tahap 4 dan tahap 5.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, penyaluran BSU melalui skema
burekol diperuntukkan bagi penerima subsidi upah tahun 2021 yang belum memiliki rekening
pada bank himbara.
Penerima dapat memproses aktivasi rekening baru yang dilakukan di perusahaan. Sementara,
pihak bank penyalur mendatangi perusahaan untuk aktivasi rekening baru.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan, Kemnaker tidak mensyaratkan
pencairan dana BSU dari skema burekol, dan penyaluran tidak hanya untuk bank tertentu saja.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email "Terkait dengan burekol
ini kami tidak mensyaratkan hanya bank himbara tertentu saja, tapi semua bank himbara," ujar
Anwar saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/10/2021).
"Sedangkan mengenai persyaratan pembukaan, kami tidak mengeluarkan ketentuan.
Pembukaan rekening adalah kewenangan dari bank," lanjut dia.
Anwar menjelaskan, pembukaan rekening oleh pihak bank dan bukan oleh perusahaan. Saat
rekening sudah siap untuk diaktivasi, maka pihak bank himbara akan menghubungi perusahaan.
Bank akan menginformasikan pekerja yang telah dibukakan rekening dan sistematika aktivasi
(pihak bank ke perusahaan untuk penjadwalan/pekerja datang ke bank).
Nantinya, pihak manajemen yang akan menginformasikan kepada pekerja/buruh di perusahaan
tersebut.
"Cara pembukaan burekol seperti pembukaan rekening biasa, dan pihak bank akan membantu.
Kami terus monitor agar calon penerima segera memperoleh," ujar Anwar.
Corporate Secretary BNI Mucharom mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi
oleh mereka yang ingin mencairkan dana BSU-nya melalui BNI.
"Dapat kami sampaikan bahwa persyaratan dokumen bagi penerima BSU cukup hanya membawa
KTP dan NPWP (opsional) serta menunjukkan informasi bahwa yang bersangkutan merupakan
penerima program BSU melalui laman kemnaker.go.id (website resmi Kemnaker RI)," ujar
Mucharom saat dikonfirmasi secara terpisah oleh Kompas.com, Minggu (24/10/2021).
Ia menyebutkan, jika pada kantor cabang BNI meminta dokumen lainnya, berarti ada kendala
dalam proses verifikasi berkas.
"Jika diminta dokumen lain, bisa jadi ada kendala untuk verifikasi melalui KTP atau NPWP pada
saat itu sehingga petugas minta beberapa dokumen verifikasi lainnya," lanjut dia.
Ini alasan pihak bank meminta dokumen lain selain KTP atau NPWP:
1. Foto yang ada pada KTP sudah memudar atau tidak dapat dilihat lagi dengan jelas.
2. Tulisan yang ada pada KTP/NPWP tidak dapat terbaca dengan jelas karena sudah memudar.
3. KTP yang digunakan belum e-KTP yaitu masih KTP jenis lama sehingga tidak terbaca e-KTP
reader.
4. Perbedaan data nomor KTP atau NPWP pada saat pengisian form di server.
123

