Page 26 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 OKTOBER 2021
P. 26
Judul ILO Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja untuk Ketahanan Bisnis di
Masa Pandemi
Nama Media tempo.co
Newstrend Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Halaman/URL https://bisnis.tempo.co/read/1517414/ilo-tekankan-pentingnya-
keselamatan-kerja-untuk-ketahanan-bisnis-di-masa-pandemi
Jurnalis Antara
Tanggal 2021-10-15 05:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menekankan pentingnya menciptakan keselamatan
kerja sebagai upaya membantu ketahanan bisnis dalam jangka panjang bagi kegiatan usaha
tersebut, khususnya di masa pandemi Covid-19.
ILO TEKANKAN PENTINGNYA KESELAMATAN KERJA UNTUK KETAHANAN BISNIS DI
MASA PANDEMI
Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menekankan pentingnya menciptakan keselamatan
kerja sebagai upaya membantu ketahanan bisnis dalam jangka panjang bagi kegiatan usaha
tersebut, khususnya di masa pandemi Covid-19.
"Adaptasi dalam bisnis di masa pandemi Covid-19 menjadi sangat penting," kata Direktur ILO
untuk Indonesia dan Timor Leste, Michiko Miyamoto, dalam webinar ILO-Katadata bertajuk
"Geliat Bisnis di Era Pandemi: Navigasi dan Manuver Usaha" di Jakarta, Kamis, 14 Oktober 2021.
Michiko menilai para pelaku bisnis perlu mengambil langkah aktif, dengan melakukan identifikasi
tantangan dalam menghadapi krisis yang terjadi saat ini dan identifikasi kekuatan yang bisa
dilakukan di masa pemulihan Covid-19.
Ia mengemukakan, ILO telah mendukung pemerintah Indonesia dan mitra sosial dalam
penetapan pedoman nasional pencegahan Covid-19 di tempat kerja baik berdasarkan pedoman
nasional maupun praktik ala internasional.
Bantuan teknis untuk meningkatkan upaya K3 melalui penilaian risiko penularan Covid-19 di
1.500 tempat kerja dilaksanakan oleh proyek ILO yang didukung oleh Pemerintah Jepang.
"Pemerintah juga memainkan tindakan pencegahan Covid-19. Kemampuan untuk menilai risiko
bagi perusahaan penting untuk menavigasi strategi bisnis, terutama dalam masa pandemi ini,"
ujar dia.
25

