Page 59 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 SEPTEMBER 2019
P. 59
Peraturan ini tampak memberi ruang yang fleksibel bagi tenaga kerja asing untuk
menduduki jabatan saat bekerja di Indonesia, ini dapat dilihat dari beberapa
ketetapan antara lain: Pertama, Jabatan tertentu yang dapat diduduki oleh tenaga
kerja asing sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari keputusan menteri Kedua, Jabatan komisaris dan direktur yang
tidak mengurus personalia diizinkan untuk diduduki oleh tenaga kerja asing, selama
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketiga, Menteri atau pejabat yang ditunjuk dapat memberikan izin mempekerjakan
tenaga kerja asing dalam hal jabatan tenaga kerja asing yang diperlukan oleh
pemberi kerja tidak tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari keputusan menteri Keempat, Jabatan yang dapat diduduki oleh
tenaga kerja asing dan persyaratan jebatan dievaluasi paling singkat dua tahun atau
sewaktu-waktu apabila diperlukan.
Kelima, pada saat keputusan menteri ini mulai berlaku izin mempekerjakan tenaga
kerja asing yang telah dimiliki oleh pemberi kerja dinyatakan tetap berlaku sampai
dengan habis masa berlaku.
Keenam, Permenaker 229 tahun 2019 menghapus beberapa peraturan menteri yang
sama yang mengatur posisi jabatan tenaga kerja asing di masing-masing sektor
antara lain ada 18 kategori: antara lain konstruksi, jasa pendidikan, bahan kimia,
penjualan dan bengkel kendaraan bermotor, pergudangan, hiburan dan rekreasi,
industri minuman, pengolahan limbah, industri tekstil, pakaian jadi, industri
makanan, industri mesin, peternakan, penempatan tenaga kerja dalam negeri,
furnitur, industri alas kaki, rokok, dan industri gula.
"Semua keputusan menteri ketenagakerjaan yang menetapkan daftar jabatan yang
dapat diduduki oleh tenaga kerja asing dicabut dan dinyatakan tak berlaku," jelas
Peraturan Menteri tersebut.
Page 58 of 76.

