Page 70 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 SEPTEMBER 2019
P. 70
Pandangan masyarakat Jepang terhadap tenaga kerja Indonesia juga sangat baik,
mereka disukai karena etos kerjanya dan sikapnya yang sopan serta santun.
"Tinggal kita mencocokkan saja, kompentensi apa yang dibutuhkan oleh Jepang dari
seluruh peluang yang ada," ujarnya.
Pemerintah Jepang lewat regulasi residential status baru memberikan peluang
kepada warga negara asing (WNA) untuk bekerja sebagai tenaga kerja terampil
spesifik. Terdapat 14 sektor pekerjaan yang dibuka bagi WNA, antara lain care
worker, building cleaning management, machine parts and cooling industries,
industrial machiner, industry electric, electronics and information industry.
Kemudian automobile repair and maintenance, aviation industry, accommodation
industry, agriculture, fishery and aquaculture, manufacture of food and beverages ,
dan food service industry.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menyebut Indonesia siap
untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Jepang yang saat ini terus
berkurang jumlahnya akibat fenomena penuaan penduduk atau ageing society.
Indonesia pun diharapkan mampu memenuhi 20% dari kebutuhan tenaga kerja
terampil Jepang sebanyak 345.150 tenaga kerja atau sekitar 70.000 tenaga kerja.
Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman
dengan Pemerintah Jepang di bidang penempatan tenaga kerja terampil spesifik ke
Jepang.
Pemerintah Indonesia juga akan melanjutkan program kerja sama pemagangan
(Technical Intern Training Program/TITP) dengan Jepang sebagai bentuk
optimalisasi penguatan sumber daya manusia (SDM) di dalam negeri selain
Page 69 of 76.

